Citra Budaya Melalui Kajian Historis dan Identitas : Perubahan Budaya Pariwisata Bali Melalui Karya Seni Lukis

Willy Himawan

Abstract


Bali adalah sebuah wilayah unik dengan realita sosial yang berada dalam tarikmenarikantara warisan tradisi yang masih hidup di dalam masyarakat dan budayamodern yang masuk melalui pariwisata. Imaji stereotype pariwisata menjadisimulakra realita yang diyakini benar dan pariwisata yang tadinya berdasar padaekonomi pun menjadi pariwisata budaya. Dalam situasi seperti ini munculfenomena mempertanyakan identitas kultural sebagai akibat tarik-menarik danperbenturan nilai-nilai tradisi dan modern yang sering kali bertentangan satu danyang lain. Karya seni adalah gambaran akan realita, namun tidak semata-matasebagai tiruan realita (mimesis). Persoalan identitas yang mengemuka dalam seniera post-modern lebih mengacu pada fenomena mempertanyakan seni dalam eramodernisme dengan menggunakan isu-isu identitas kultural sebagai lawan dari seniyang otonomi dalam era modernisme. Identitas tidak tercermin utuh dalam karyaseni sebab karya seni hanya menggunakan jejak-jejaknya.

 

The Culture Image Trough Historical and Identity Study: Change of BaliTourism Culture By Means of Paintings. Bali is a unique place with a social realityin which the inherited tradition practiced by the society and the modern culture broughtby tourism drag one another. The image of tourism stereotype becomes a simulacrumof reality which is believed to be true and the tourism which was economically basedcurrently has been shifted into the culture tourism. Within this kind of situation, aquestion about cultural identity arises due to the contact and conflict between thetraditional values and the modern ones. Works of art are the depictions of the reality yetare not merely the imitation of it (mimesis). Identity problems raised in the post-modernera tends to ask art in the modernism age using cultural identity issues opposed to theautonomous art within that time. Identity is not fully illustrated in works of art becausethey only use the traces of it..


Keywords


tourism, stereotype image, reality, art, cultural identity

Full Text:

PDF

References


Dharmayuda, I Made Suasthawa. 1995. Kebudayaan Bali. Denpasar: CV Kayumas Agung. Du Gay, Paul, Jessica Evans & Peter Redman.

Identity: A Reader. London: SAGEPublication. Tim Peneliti. 2005. “Pariwisata Mengkomodifikasi Seni” dalam Kajian Budaya Vol. 2 April.

Murdana, I Ketut. 2001. ”Nilai-nilai Estetik Seni Lukis Bali Modern, Periode Tahun 1930-1980”. Tesis Program Studi Seni Murni, Program Pasca Sarjana ITB.

Perry, Gill & Paul Wood. 2004. Themes in Contemporary Art. New Haven and London: Yale University Press.

Picard, Michael. 2006. Bali: Pariwisata Budaya dan Budaya Pariwisata. Jakarta: KPG

The Collins Dictionary and Thesaurus. 1986. England: Harper Collins Publisher.

Webster’s World University Dictionary. 1958. USA:

Books Inc.

Zabidi, Khalid. 2003. ”Politik Identitas pada Karya-Karya Tisna Sanjaya, Heri Dono, dan

Arahmaini Dikaji Melalui Teori Pascakolonial”[Tesis] Program Studi Seni Murni - Program

Pascasarjana ITB.

Zijderleveld, Anton C. 1970. The Abstract Society.Britain: Penguin Books.




DOI: https://doi.org/10.24821/jousa.v1i1.789

Article Metrics

Abstract view : 959 times
PDF - 1103 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a 
Creative Commons Attribution 4.0 International LicenseISSN 2355-2131 (print) | ISSN 2355-214X (online).