PERANCANGAN MONUMEN IDENTITAS KOTA JEPARA BERBASIS UKIR TRADISI MENGGUNAKAN METODE BLACK BOX

Eko Darmawanto

Abstract


 

The monument is an identity that undoubtedly provides an informative understanding of a region, not only is the memorial memorial, Jepara is a small town with a vast cultural culture among the most prominent cultures is carving. Carving in Jepara gradually began to erode with the flow of industrialization so as to provide a discourse to the government of Jepara district to formulate policies so that carving remains the identity of society as the largest cultural culture of society. The research was conducted in Jepara Regency in collaboration with the City Planning Department of Jepara Regency. Research using black box method with focus of research on visual masterpiece and philosophy of Jepara city monument. The results of the research are (1). Criteria and concept of a monument that has a local cultural identity, (2). The work of designing a monument with an element of carving identity as part of the most prominent cultural culture.

 

Keywords: Identity, monument, traditional carving

 

Monumen merupakan sebuah identitas yang tak pelak memberikan pemahaman informatif  terhadap sebuah wilayah, tidak hanya itu monumen bersifat memorial, Jepara merupakan kota kecil dengan kultur budaya yang luas diantara budaya yang paling menonjol adalah ukir. Ukir di jepara lambat laun mulai tergerus dengan arus industrialisasi sehingga memberikan wacana terhadap pemerintah kabupaten jepara untuk merumuskan kebijakan supaya ukir tetap menjadi identitas masyarakat sebagai bagian terbesar kultur budaya masyarakatnya. Penelitian dilakukan di Kabupaten Jepara dengan berkerja sama dengan Dinas Tata Kota Kbupaten Jepara. Penelitian menggunakan metode black box dengan fokus penelitian terhadap karya visual dan filosofi monumen kota jepara. Hasil penelitian berupa (1). Kriteria dan konsep monumen yang memiliki identitas  budaya lokal, (2). Karya perancangan monumen dengan unsur identitas ukir sebagai bagian kulturasi budaya yang paling menonjol.

 

Kata kunci: Identitas, monumen, ukir tradisi

Full Text:

PDF

References


Anugrah, Mutia. Ibu Tien “indonesiakan Istana Merdeka”. Okezone.com. Sabtu 19 April 2014 (di unduh tanggal 20 Pebruari 2016 pikul 07.01WIB.)

Ariyanto, 2000. “ Galeri Seni Ukir Di Jepara “ , Pemrograman Preseden Rancangan Sebagai Citra Seni Arsitektur Identitas Lingkungan, Skripsi. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Bayhaqi, A. 2013. Museum Ukir Tradisional Jawa Tengah di Jepara, Pendekatan Pada Ekspresi Ruang. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta

Darmawanto, Eko, 2015. Wuwungan Sebagai Identitas Budaya Lokal. Tesis. Universitas Negeri Semarang.

Darmawanto, Eko, 2017. Pengembangan Produk Ukir Berbasis Desain 3 Dimensi Menggunakan Mesin CNC Untuk Industri Mebel . Disprotek Vol 8 No 2 . Hal 82-101

Gustami, S. P. (2000). Seni Kerajinan Mebel Ukir Jepara. Yogyakarta: Kanisius.

Handinoto dan Hartono, S. 2007. Pengaruh Pertukangan cina pada bagunan masjid kuno di jawa abad ke 15-16. Jurnal Dimensi Teknik Arsitektur Vol.35. No.1 Hal. 23-40

Nangoy, Oktavianus M dan Sofiana, yunida, 2013. Sejarah Mebel Ukir Jepara, Jurnal Humaniora Vol.4. Hal. 257-264.

Suherlan, Yahan. Setyawan, Agus Nur. 2012. Monumen dalam perspektif citra dan estetika kota, Universitas sebelas maret surakarta Hal. 1-15

Soepratno. 2007. Ornamen Ukir Kayu Tradisional Jawa 2, ketrampilan menggambar dan mengukir kayu. Semarang. Dahara Prize




DOI: https://doi.org/10.24821/corak.v8i2.3234

Article Metrics

Abstract view : 68 times
PDF - 85 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Corak : Jurnal Seni Kriya

Creative Commons License
This work is licensed under a 
Creative Commons Attribution 4.0 International License. ISSN 2301-6027 (print) | ISSN 2685-4708  (online).

 

 

View My Stats