“Tanangan”: Gerak Tubuh sebagai Ekspresi Pengendalian Diri

Kurniadi Ilham

Abstract


Abstrak
Karya “Tanangan” adalah sebuah pertunjukan tari yang menggagas tentang seseorang, bagaimana memahami sesuatu kondisi dengan dan mencari solusi atas masalah tertentu dengan penuh kesadaran dan dengan pikiran dan hati yang tenang. Kisah tersebut lahir dari kegelisahan di mana seseorang seringkali sulit mengendalikan diri dalam memahami dan mengatasi suatu permasalahan, karena hati dan pikirannya tidak sinkron. Pengendalian diri bersandar kepada silat yang menjadi rujukan untuk pengajaran moral, patriotisme, kekuatan, totalitas ekspresi, dan aktualisasi nilai, serta pertahanan kuat akan identitas terhadap pengembangan serta pengendalian diri. Dasar-dasar tahapan dalam mempelajari silat berpengaruh untuk mengetahui tentang diri atau tubuh. Keseriusan untuk mempelajari silat, karena berhubungan dengan Sang Pencipta, sesama manusia, serta alam sekitar. Ketiga perihal menjadi gabungan yang seimbang, sehingga manusia sadar akan dirinya. Aspek silat yakni aspek mental spiritual, aspek seni budaya, aspek bela diri, sehingga proses karya menggunakan tahap pengumpulan bahan dan pengolahan bahan dari tiga perguruan silat sebagai perlintasan yaitu Silat Tuo di Paninggahan, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatra Barat, Perguruan Silat Cempaka Putih di Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur, dan Perguruan Silat Bima (Budaya Indonesia Mataram) Cabang Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Dekonstruksi menjadi metode yang digunakan dalam pengembangan koreografi, gerak tubuh keseharian, dan silat menjadi materi dasar yang dikembangkan.

Abstract
The work "Tanangan" is a dance work that conceives of someone who is
able to understand and handle problems with full awareness and with a calm mind and heart. The stories are born of anxiety where someone tries to avoid deep understanding, because his heart and mind are out of sync. Self-control relies on silat which is a reference for morality, patriotism, strength, totality of expression and value actualization and a strong defense of self-identity and leadership. Basics in the process of martial arts to know about yourself or the body. Seriousness to learn martial arts, because it deals with the Creator, fellow human beings, and the natural surroundings. Thirdly about being a balanced combination, human beings will be aware of themselves. Aspects of martial arts include mental spiritual aspects, aspects of art culture, aspects of martial arts, and so on, from the three silat colleges as crossings namely Silat Tuo in Paninggahan, Solok Regency, West Sumatra Province, Cempaka Putih Silat College in Magetan Regency, East Java Province and Silat College Bima (Indonesian Culture of Mataram) Magelang Branch, Central Java Province. Deconstruction becomes a method used in the development of choreography, daily body movements and martial arts into the basic material developed.

Keywords


tanangan, pengendalian diri, dekonstruksi; tanangan, self-control, deconstruction

Full Text:

PDF

References


Mulyono, Agoes Tri, Sondri, Irwansyah, Yusnaldi. 2012. Silat Tradisional

Minangkabau. Sumatra Barat: Dewan Kesenian Tanah Datar.

Ahmadi, Rulam. 2014. Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Ar-ruzz Media.

Hadi, Y. Sumandiyo. 2007. Kajian Tari Teks dan Konteks. Yogyakarta: Pustaka Book Publisher.

Lubis, Akhyar Yusuf. 2016. Postmodernisme: Teori dan Metode. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Mugianto, Sal. 2015. Pertunjukan Budaya dan Akal Sehat. Jakarta: Institut Kesenian.

Widyastutieningrum, Sri Rochana. 2014. Pengantar Koreografi. Surakarta: ISI Press.

Satmoko, R.S. 1986. Psikologi Tentang Penyesuaian dan Hubungan Kemanusiaan edisi ke 3. Semarang: IKIP Semarang.




DOI: https://doi.org/10.24821/invensi.v4i1.2660

Article Metrics

Abstract view : 33 times
PDF - 45 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi/Tata Usaha

Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Jl. Suryodiningratan No. 8 Yogyakarta 55143

Tlp/Fax : (0274) 419791

e-mail : isijurnalinvensi@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

View my stat