Seni Lukis Tradisional Pengosekan dalam Konteks Seni Rupa Kontemporer

Ni Putu Laras Purnamasari

Abstract


Desa Pengosekan adalah salah satu desa tradisional di Ubud di mana beberapa penduduk masih memiliki profesi sebagai pelukis tradisional. Hal yang menarik dari lukisan tradisional Pengosekan adalah pada nilai seni, dari setiap tema lukisan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kelangsungan lukisan tradisional Pengosekan, dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan visualisasi pekerjaannya. Perubahan dalam visualisasi kerja dianalisis berdasarkan warna, bentuk, garis, ruang, komposisi, pencahayaan, dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lukisan tradisional Pengosekan masih diproses terus menerus oleh pelukis di Pengosekan, sejak tahun 1980 hingga 2013. Kontinuitas yang terjadi disertai dengan perubahan dalam hal objek, warna, bentuk, komposisi, ruang, dan teknik. Perubahan yang terjadi tidak lepas dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal berasal dari keinginan pelukis untuk selalu meningkatkan kualitas karyanya, dengan cara yang kreatif dan inovatif. Faktor eksternal berasal dari lingkungan yang memberikan banyak inspirasi, keahlian pendidikan formal dan non-formal, perkembangan seni lukis modern di Bali, teknologi dan media informasi, dan pariwisata. Keberadaan lukisan tradisional Pengosekan memiliki dampak pada meningkatnya tingkat ekonomi. Anak-anak yang belajar seni lukis tradisional juga akan dididik untuk menjadi disiplin dan menghargai waktu.

Kata kunci: Pengosekan tradisional lukisan, kontinuitas, perubahan

References


Feldman, Edmund Burke. 1967. Art as Image And Idea. New Jersey: Prentice-Hall, Inc., Englewood Cliffs.

Sucitra, I Gede Arya. 2013. “Sanggar Dewata Indonesia Ruang Mental Perupa Bali di Yogyakarta” dalam Narasi Sanggar Dewata Indonesia. Yogyakarta: Sanggar Dewata Indonesia.

Sudana, I Wayan. 2008. “Periodisasi Seni Ukir Karya I Made Sutedja”, dalam SURYA SENI Jurnal Penciptaan dan Pengkajian Seni, Vol. 4 No. 2 September 2008. Yogyakarta: Galangpress.

Picard, Michel. 2006. Bali Pariwisata Budaya dan Budaya Pariwisata. Jakarta: KPG.

Susanto, Mikke. 2002. Diksi Rupa. Yogyakarta: Kanisius.

Kartodirdjo, Sartono. 1993. Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodelogi Sejarah. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Sumaryono. 2011. Antropologi Tari Dalam Persepektif Indonesia. Yogyakarta: Badan Penerbit ISI Yogyakarta.

Barret, Terry. 2000. Critizing Art Understanding the Contemporary second edition. Mountain View: Mayfield Publishing Company.




DOI: https://doi.org/10.24821/jocia.v1i2.1756

Article Metrics

Abstract view : 343 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN 2442-3394 (media cetak)  || ISSN 2442-3637 (media online)


View My Stats