CATATAN HARIAN DALAM LUKISAN

Lilik Setyawan

Abstract


Catatan harian dan lukisan, keduanya memiliki bentuk yang berbeda tapi sama secara esensi, hal tersebut dapat menjadi sebuah indikasi bagi sebagian orang dengan keadaan psikologi. menuis catatan harian merupakan sebuah aktifitas untuk mencurahkan perasaan, sebuah keharusan hati untuk mengungkapkan perasaan dalam sebuah tulisan. bahasa yang normal dan terstruktur tidak dapat menjadi cara untuk mengungkapkan keresahan. Pada akhirnya menciptakan sebuah pemahaman dalam mencari persamaaan antara menulis dan melukis. Catatan harian seperti sebuah museum, galeri, atau laboratorium kecil untuk penulis, sebuah ruangan untuk menjaga kenangan dan berbagai pendapat. Catatan harian juga sebuah tempat rekreasi tertutup/pribadi, untuk mengingat kenangan, untuk mempelajari kembali apa yang telah ditulis, dan pada akhirnya menjadi sangat penting untuk melukis sebuah harya seni.


Kata kunci: catatan harian, lukisan, kenangan


References


Atosaki, Antonius. 2003. Character Building. jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Fishman, Ronald. 2004. Menulis Itu Genius. AR-Ruzz Media.

Sachri, Agus. 2002. Estetika, Makna, Simbol dan Daya. Bandung: ITB.

Journal of Contemporary Indonesian Art Volume 4 No. 1 – April. 2018. 43-50.




DOI: http://dx.doi.org/10.24821/jocia.v4i1.2053

Refbacks

  • There are currently no refbacks.