Nyerok Nanggok

Ayudha Luthfiyanti

Abstract


Koreografi Nyerok Nanggok merupakan bentuk pengulangan dari ekspresi masyarakat Desa Kemiri (sebuah desa yang masih termasuk dalam kawasan wilayah Kabupaten Belitung) pada saat menangkap ikan di musim kemarau panjang dengan menggunakan properti. Koreografi ini kemudian disusun dalam bentuk komposisi kelompok besar (Large Group Compotition) dan termasuk ke dalam tipe tari studi dramatik. Tema karya tari ini ialah tentang rasa kebersamaan, semangat, dan gotong-royong warga desa pada saat menangkap ikan. Untuk memperkuat adegan-adegan yang ditampilkan maka terdapat properti yang digunakan dan memang ada hubungannya dengan karya, properti tersebut dibagi menjadi 3, yaitu tanggok, dulang, dan tudung saji. Karya tari “Nyerok Nanggok” ini mempunyai 5 bagian, bagian introduksi merupakan rangkuman dari semua adegan, pada bagian ini semua properti ditampilkan di atas panggung. Adegan 1 merupakan bagian musim kemarau panjang, dilanjut dengan bagian 2 yang mengekspresikan masyarakat desa Kemiri pada saat mengadakan ritual dan do’a bersama sebelum masuk ke dalam sungai atau rawa. Pada bagian 3 menggambarkan seekor ikan yang dilakukan oleh salah satu penari yang sedang diburu oleh beberapa penangkap ikan dengan menggunakan “tanggok”. Bagian ending dari karya ini ialah tentang rasa kegembiraan dan rasa syukur terhadap permohonan yang telah dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Proses penggarapan koreografi ini dicapai melalui beberapa tahapan seperti menyampaikan topik kepada para penari sekaligus sebagai rangsangan yang berlanjut pada proses kreatif pencarian gerak seperti eksplorasi dan improvisasi. Penata juga merangsang para penari melalui properti serta musik untuk memicu daya imajinasi dan kreativitas para penari. Perwujudan musik yang digunakan sebagai pengiring dari koreografi ini ialah musik etnik (musik tradisional) yang membantu mengkespresikan suasana serta membuat dramatik dalam karya tari ini.

Keywords


Kegotongroyongan, Permohonan, Ritual

Full Text:

PDF PDF

References


Elvian, Akhmad. 2015. Memarung, Panggung, Bubung, Kampung & Nganggung.

Pangkalpinang : CV. Talenta Surya Perkasa.

Hartoko, Dick. 1984. Manusia dan Seni. Yogyakarta: Kanisius.

Soedarsono. 1976. Pengantar Pengetahuan Tari. Yogyakarta : Akademi Seni Tari Yogyakarta.

Hadi, Y. Sumandiyo. 2011. Koreografi Bentuk-Teknik-isi. Yogyakarta: Cipta Media.

. 2006. Seni Dalam Ritual Agama. Yogyakarta: Pustaka.

Fithrorozi. 2011. Ngenjungak Republik Kelekak. Yogyakarta : Kaukaba.

Smith, Jacqueline. 1985.komposisi Tari,Sebuah Petunjuk Praktis Bagi Guru.TerjemahanBen Suharto.Yogyakarta :Ikalasti Yogyakarta.

Foster, Susan Leigh. 2011. Worlding Dance. Palgrave Macmillan.

Martono, Hendro.2010.Mengenal Tata Cahaya Seni Pertunjukan. Yogyakarta : Cipta Media.

Karnawati, Tricahya. 2006.Pakaian Adat Dan Pakaian Adat Pengantin Paksian serta Upacara Adat Perkawinan Kota Pangkalpinang. Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kota Pangkalpinang.

Dana, I Wayan dan I made Ariesta.2014. Melacak Akar Multikulturalisme di Indonesia Melalui Rajutan Kesenian. Yogyakarta : Cipta Media.

Kosasih, E. 2008. Apresiasi Sastra Indonesia.Jakarta:PT Perca Ammya, Zalfika dan Kurniati.2011. Mengenal Sastra Melayu Bangka. Bangka : STKIPMBB Press.

Jokohadikusumo, Putranto.2011.Pelestarian Alam. Bandung : CV. Gema buka Nusantara.

Soeharto ,M.1992.Kamus Musik. Jakarta : PT. Grasindo.

B. Narasumber

Nama : Arfin

Usia : 40 Tahun

Pekerjaan : Staf Kepengurusan di Kantor Desa Kemiri

Nama : Ki’ Sar’ie

Usia : 59 Tahun

Pekerjaan : Wiraswasta dan Sesepuh di Desa Kemiri

Nama : Sapuan

Usia : 50 Tahun

Pekerjaan : Dinas Pariwisata di Kabupaten Belitung

C. Sumber Webtografi

http://disparektaf.belitungkab.go.id/objek-wisata/3/8 dipublikasikan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Belitung, ambil pada hari Rabu, 14 Agustus 2016

http://ilmuikan.com/manfaat-ikan-baung/ dipublikasikan oleh Ilmuikan.com diambil pada hari Kamis, 15 September 2016.

http://id.m.wikipedia.org. dipublikasikan oleh Bonaditya tanggal 14 November 2016, diambil pada kamis, 26 Januari 2017.

Video pelaksanaan tradisi Nyerok Nanggok di Desa Balok ini didokumentasikan oleh Fauzan Rahman. Dipublikasikan ke internet pada 23 September 2011. Diunduh pada tanggal 20 Juli 2016.

Video Tari Nanggok Seluang dari sanggar Tosanda kota Prabumulih, Sumatera Selatan dipublikasikan ke internet oleh Yusreng Reng pada tanggal 10 Desember 2014. Diunduh pada 20 Juli 2016.

Video tari Nanggok dari Sambas di Publikasikan oleh Emi Safrina pada tanggal 10 Januari 2016. Diunduh pada tanggal 20 Juli 2016.

Video tari Nganyah Ikan di Publikasikan oleh Fitri Andriansyah Aan pada 19 Desember 2015. Diunduh pada tanggal 20 Juli 2016.




DOI: http://dx.doi.org/10.24821/joged.v9i1.1669

Refbacks

  • There are currently no refbacks.