BENTUK KOREOGRAFI TARI BEDANA HASIL REVITALISASI TAMAN BUDAYA PROVINSI LAMPUNG

Eris Aprilia

Abstract


Tari Bedana merupakan tari tradisi masyarakat Lampung yang berkembang di wilayah pesisir pada masa perkembangan agama Islam. Seiring perkembangannya tari Bedana sempat mengalami pasang surut, hingga akhirnya dilakukan revitalisasi dan ditampilkan kembali oleh Taman Budaya provinsi Lampung sebagai bentuk tari yang baru namun tetap berpijak pada nilai-nilai dan pola tradisi yang ada. Bagi masyarakat Lampung, tari Bedana merupakan tari pergaulan yang di dalamnya berisi filosofi pencerminan tata kehidupan masyarakat Lampung, yang digunakan sebagai simbol adat istiadat agama dan etika dalam pergaulan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk koreografi hasil revitalisasi. Bagaimana proses revitalisasi yang dilakukan Taman Budaya sehingga di dapatkan bentuk tari Bedana saat ini. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan koreografi yang difungsikan untuk menganalisis kajian teks koreografi. Pendekatan koreografi merupakan cara mengkaji analisis teks koreografi suatu tarian dengan melihat aspek bentuk gerak, teknik gerak, gaya gerak, jumlah penari, jenis kelamin dan postur tubuh, struktur keruangan, struktur waktu, struktur dramatik, tata teknik pentas yang meliputi tata cahaya dan tata rias busana.
Hasil analisis koreografi menunjukkan bahwa tarian ini yang sebelumnya memiliki tiga belas ragam gerak, saat ini menjadi sembilan ragam gerak yang telah dibakukan. Gerak tersebut meliputi tahtim, khesek injing, khesek gantung, ayun, ayun gantung, belitut, jimpang, gelek, humbak moloh. Selain itu pada peralatan pendukung lainnya seperti busana dan aksesoris tari Bedana saat ini ditambahkan busana yang mencirikan daerah Lampung. Dari hal tersebut menunjukkan bahwa proses revitalisasi yang dilakukan oleh Taman Budaya dan instansi yang terkait telah membawa jati diri hingga menunjukkan ciri khas atau identitas daerah Lampung.

Keywords


Tari Bedana, Revitalisasi, Analisis Teks Koreografi

Full Text:

PDF

References


A. Sumber Tercetak

Depdiknas. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi 3. Jakarta: Balai Pustaka.

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 2015. Temu Zapin Nusantara 2015 (Zapin Merajut Jejak Pergaulan Budaya Nusantara). Jakarta: Direktorat Kesenian Direktorat Jendral Kebudayan Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan.

Ellfeldt, Lois. 1967. A Primer For Choreographers. California: Laguna Beach. Terjemahan Sal Murgianto dengan judul Pedoman Dasar Penata Tari. 1977. Jakarta: Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta.

Firmansyah, Junaidi dkk. 1996. Mengenal Tari Bedana Bandar Lampung. Cetakan ke-1. Bandar Lampung: Gunung Pesagi

Hadi. Y. Sumandiyo. 2007. Kajian Tari Teks dan Konteks. Yogyakarta: Pustaka Book Publisher.

____________________. 2003. Aspek-Aspek Dasar Koreografi Kelompok. Yogyakarta: Lembaga Kajian Pendidikan & Humaniora Indonesia (Elkapti).____________________. 2014. Koreografi Bentuk-Teknik-Isi. Cetakan ke-3. Yogyakarta: Cipta Media.

Sumaryono. 2011. Antropologi Tari Dalam Perspektif Indonesia. Yogyakarta: Badan Penerbit ISI Yogyakarta.

B. Narasumber

Andi Wijaya, 40 tahun, penari tari Bedana di sanggar Angon Saka, desa Negri Olok Gading.

Nugraha Amijaya, 51 tahun, seniman tari bekerja di Taman Budaya Provinsi Lampung bagian Pelaksana Fungsional Seni Tari.

Saprudin Tanjung, 42 tahun, seniman tari, koreografer dan penari tari Bedana

Syarifuddin, 57 tahun, sebagai ketua atau pemilik sanggar Angon Saka yang melestarikan tari Bedana tradisi di desa Negri Olok Gading.

Titik Nurhayati, 54 tahun, seniman tari bekerja di Taman Budaya Provinsi Lampung bagian Pelaksana Fungsional Seni Tari

Zubir Toyib, 66 tahun, seniman khusus vocal tari Bedana Lampung tradisi, di Sanggar Angon Saka, Negri Olok Gading.

C. Discografi

Vidio dokumentasi tari Bedana Hasil Revitalisasi Taman Budaya Provinsi Lampung, tahun 2004, koleksi Taman Budaya Provinsi Lampung.

Vidio tari Bedana tradisi sebelum direvitalisasi, 11 Februari 2017, koleksi pribadi peneliti.




DOI: https://doi.org/10.24821/joged.v11i1.2496

Article Metrics

Abstract view : 17 times
PDF - 10 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.