DESAIN INTERIOR RUMAH TINGGAL RAMAH PENYANDANG CACAT

Dwi Retno Sri Ambarwati

Abstract


Lingkungan yang terorganisir dengan baik akan sangat membantu kesehatan, keamanan
dan kemandirian penyandang cacat. Desain interior yang well-designed dapat membantu
penyandang cacat melakukan aktivitas. Jenis kecacatan yang berbeda membutuhkan desain yang
berbeda sesuai dengan keadaan tiap penyandang cacat.Salah satu aspek penting yang jarang
dipertimbangkan dalam perancangan interior yang ramah penyandang cacat adalah pengaturan
sirkulasi ruang yang disesuaikan dengan jenis kecacatan. Hal ini menjadikan penyandang cacat tidak
memiliki kemandirian dan kualitas hidup. Perancangan interior rumah tinggal yang mendukung
kemandirian penyandang cacat meliputi menataan akses masuk bangunan, sirkulasi dan zoning,
dimensi dan penataan perabot.

Keywords


desain interior, ramah penyandang cacat

Full Text:

PDF

References


Verwer, Peter, et.al. 2012, Livable Housing Australia Guidelines, 2nd Edition. Livable Housing Design:

Sydney.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 30/PRT/M/2006 tentang Pedoman Teknis Fasilitas dan Aksesibilitas

pada Bangunan Gedung dan Lingkungan.

Departemen sosial RI. 2009 Pedoman Advokasi Sosial Penyandang Cacat. Jakarta: Direktorat Pelayanan Dan

Rehabilitasi Sosial Penyandang Cacat

https://www.academia.edu/18975931/keterkaitan_manusia_dan_arsitektur




DOI: https://doi.org/10.24821/lintas.v7i1.3065

Article Metrics

Abstract view : 82 times
PDF - 130 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




ISSN 1978-0702 (media cetak)   |  ISSN 2580-6521 (media online)

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.