REAKTUALISASI MOTIF BATIK PADA ELEMEN DESAIN INTERIOR BERBASIS TEKNOLOGI

Ida Bagus Ananta Wijaya

Abstract


Perkembangan teknologi dan seni tradisi merupakan jangka waktu yang terbalik.
Teknologi berfikir jauh ke depan, sedangkan seni tradisi berfikir jauh ke belakang. Hal inilah salah
satu penyebab seni tradisi mulai hilang di era milenial ini. Dalam dunia desain interior, beberapa
hasil seni tradisi misalnya motif batik khas nusantara sangat jarang diaplikasikan pada elemen desain
interior. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana aplikasi teknologi dapat
digunakan untuk mempertahankan motif batik pada elemen interior seperti lantai, dinding, plafon
maupun perabot dalam interior. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
kualitatif. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini diharapkan dapat membantu desainer interior
untuk mengetahui bagaimana aplikasi motif batik pada elemen interior melalui material yang
digunakan, teknologi dan software yang mendukungnya. Sehingga dengan adanya aplikasi motif
batik pada elemen interior, re-aktualisasi motif batik dapat terjadi seiring perkembangan jaman dan
teknologi. Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah motif batik dapat diaplikasikan
pada elemen desain interior sejalan dengan adanya perkembangan teknologi.

Keywords


reaktualisasi, batik, teknologi, material, interior.

Full Text:

PDF

References


Hartono, Jogiyanto. 2000. Pengenalan Komputer: Dasar Ilmu komputer, Pemrograman, Sistem Informasi, dan Intelegensi Buatan. Yogyakarta: Andi

https://www.arsitag.com/article/mengenal-akrilik

Kusrianto, Adi. 2014. Batik, Filosofi, Motif dan Kegunaannya. Yogyakarta: Andi

Wulandari, Ari. 2011. Makna Filosofis, Cara pembuatan, dan Indutri Batik. Andi Publisher




DOI: https://doi.org/10.24821/lintas.v7i1.3068

Article Metrics

Abstract view : 133 times
PDF - 125 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




ISSN 1978-0702 (media cetak)   |  ISSN 2580-6521 (media online)

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.