FUNDAMENTAL KEWIRAUSAHAAN SEBAGAI MEDIA PENCIPTAAN LAPANGAN KERJA DI BIDANG FOTOGRAFI

Syamyatmoko Syamyatmoko

Abstract


Abstrak


Lahir dari keajaiban teknologi dan terus berevolusi mengikuti jiwa zamannya, menegaskan
bahwa fotografi adalah instrumen penghasil rupiah yang efektif. Terobosan berbagai media
akhir guna display dan booming media sosial berbasis internet merangsang pertumbuhan
pengguna fotografi, baik bersifat profesional maupun amatir. Terbukanya peluang besar untuk
menciptakan lapangan kerja yang menjanjikan dan meningkatnya kebutuhan ilmu fotografi
ditandai munculnya berbagai lembaga edukasi, komunitas, dan ruang diskusi. Memicu
terjadinya persaingan ketat dalam medan bisnis fotografi, sebagian mencoba membangun
dan jatuh, sebagian lagi tetap berproses demi sebuah mimpi. Satu dua orang telah menjadi
raja, dan kebanyakan masih berkutat masalah teknis tanpa mampu merealisasikan peluang
yang ada. Menciptakan lapangan kerja menurut para ahli sangat penting guna menekan angka
pengangguran di suatu negara. Jika peluang terbuka lebar, seyogianya para insan fotografi
ikut serta membantu pemerintah mewujudkannya, paling tidak mampu membuka lapangan
kerja untuk dirinya sendiri. Menjadi seorang wirausaha di bidang fotografi bukan hal sulit,
walaupun karena digitalisasi kompetitor semakin banyak, kesempatan selalu ada bagi yang
mau menumbuhkan fundamental kewirausahaan dalam dirinya. Belajar dan mencoba adalah
kunci untuk menjawab tantangan bisnis fotografi masa depan.


Abstract

Entrepreneurship Fundamentals as Employment Creation Media in the Field of
Photography. Born from the miracle of technology and continues to evolve following the
spirit of its era, emphasizing photography as an effective instrument for earning money. The
breakthrough in various user end media for display, as well as the booming of internet-based
social media stimulate the growth of photography users both professional and amateur. The
opportunity in creating promising employmens is widely opened, flagged by the blooming
of education institution, community, and discussion forum. Hence, they trigger a tight
competition in photography business, some may try and fail while some may keep on progress
for the sake of their own dream. One or two may become successful, while others still work
on the technique without being able to realize the given opportunity. Creating employment,
according to some experts, is very important in lowering the unemployment in a country.
When there is an opportunity, hopefuly the photographers could help the governemnt creating
an employment opportunity, at least for themselves. Being an entrepreneur in photography
is not really difficult, eventhough the numbers of competitors in digitalization is getting
more each day,because an opportunity is always open for those who want to develop their
own entrepreneur fundamental. Learning and trying are the keys to answer the challenge in
photography business in the future.



Keywords


fundamental; entrepreneurship; photography

Full Text:

PDF

References


Barata, Atep A. 2003. Dasar-Dasar Pelayanan

Prima.Jakarta: Penerbit PT Elex Media

Komputindo, Gramedia.

Eka, Ebong. 2014. Start Me UP.USA: Published

The Career Press. Alih Bahasa

Indonesia. Dicetak PT Tiga Serangkai

Pustaka Mandiri, Solo.

Kasali, Rhenald. 2011.Wirausaha Muda Mandiri.

Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Nugroho, Riant. 2009. Memahami latar

Belakang Pemikiran Entrepreneurship

Ciputra.Jakarta: PT Elex Media

Komputindo.

Wijatno, Serian. 2009. Pengantar Entrepreneurship.

Jakarta: PT Grasindo, Gramedia.

Pustaka Laman:

h t t p : / / c n n i n d o n e s i a . c o m / g a y a -

hidup/20150204122713-269-29555/

barry-kusuma-dan-kisah-idealismefotografer-

travel/, diakses pada 3 Agustus

, 11.03 WIB

h t t p : / / e n t r e p r e n e u r . b i s n i s . c o m /

read/20120304/88/67018/jumlahwirausaha-

ri-naik-jadi-1-56-percent,

diakses pada 5 Agustus 2016, 22.13 WIB

h t t p : / / b i s n i s k e u a n g a n . k o m p a s . c o m /

read/2016/03/30/192821726/Menggenjot.

Jumlah.Ideal.Pelaku.Wirausaha.Indonesia,

diakses pada 5 Agustus 2016, 19.40 WIB

http://haji.tempo.co/konten_berita/profil_

bisnis/2015/01/20/636151/10-Nasihat-

Goblok-Versi-Bob-Sadino, diakses pada

Agustus 2016, 10.27 WIB

http://perfilman.perpusnas.go.id/kliping_artikel/

detail/408, diakses pada 12 Agustus 2016,

56 WIB




DOI: http://dx.doi.org/10.24821/rekam.v12i2.1429

Refbacks

  • There are currently no refbacks.