“Wonder If I Gave an Oreo” : Analisis Etnolinguistik Terhadap Iklan Televisi

Nanik Rianandita Sari

Abstract


Iklan merupakan salah satu alat promosi yang digunakan untuk komunikasi dengan penonton yang yang dapat dilakukan melalui surat kabar, majalah, internet, radio dan atau  televisi. Menggunakan iklan, sebuah produk mencoba untuk membuat tanda kepada penonton untuk meyakinkan mereka benar-benar memahami pesan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana bahasa yang terdapat dalam lirik yang ada pada iklan Oreo: “Wonder if I gave an Oreo”  di televisi. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis Etnolinguistik. Pendekatan Etnolinguistik Humboldt digunakan oleh peneliti untuk mengungkap bahasa terhadap pandangan iklan tersebut. Data sekunder yang digunakan, juga didukung oleh studi literatur, untuk melakukan analisis mendalam dari penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan makna dari iklan yang digunakan berdasarkan cara pandang Oreo.

 

Advertisement is one of promotional tools used to communicate with its audience which can be done through newspaper, magazine, internet, radio, and/or television. Using advertisement, the product tries to create signs in the message to the audience to make sure they really understand the message. The objective of the study is to analyze how the languages are created in the lyrics on Oreo: “Wonder if I gave an Oreo” TV advertisement. The metodology is qualitative research using Ethnolinguistic analysis. Humboldt Ethnolinguistic approach is applied to explore the language based on the advertisement’s view. Secondary data were used, also supported by study literature, to conduct a deep analysis of this study. The research finding shows meaning were used to deliver the message of Oreo.


Keywords


Ethnolinguistic; Oreo; TV advertisement

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.24821/rekam.v13i2.1938

Refbacks

  • There are currently no refbacks.