Musik Batu

R. Chairul Slamet, Djohan Djohan

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan instrumentasi musik batu agar supaya memunculkan teknis permainan yang spesifik dan khas. Penelitian ini meletakkan batu dalam konteks penciptaan musik, dimana batu menjadi elemen dan media untuk mengungkapkan ekspresi musikal ke dalam bentuk karya musik. Dalam peradaban kesenian, batu telah dipakai sebagai media ekspresi, khususnya untuk seni patung, candi, maupun arsitektur. Potensi keunikan material batu tersebut dalam bidang seni musik masih belum optimal untuk dikembangkan dalam satu bentuk karya yang mampu menghasilkan bunyi dengan pertimbangan kompositoris yang memadai. Berdasarkan observasi, penelitian, dan penyusunan karya yang dilakukan telah membuktikan bahwa batu, selain memiliki daya tarik yang unik, juga mampu menghadirkan dimensi tersendiri dari cara kerja komposisi musik.

Keywords


Musik batu; Minimax; Musik eksperimen

Full Text:

PDF

References


Dewi, M. O. R., & Simatupang, G. R. L. L. (2013). Konsep Minimax dalam Karya Musik Slamet Abdul Sjukur yang Berjudul “Uwek-Uwek” dan “100 ABG Babu”, Universitas Gadjah Mada.

Dewi, M. O. (2013). Konsep Minimax Slamet Abdul Sjukur dalam Musik "Uwek-Uwek". Resital Jurnal Seni Pertunjukan, 104-121.

Eaglestone, B., Ford, N., Nuhn, R., Moore, A., & Brown, G. (2001). Composition systems requirements for creativity: what research methodology. In Proc. MOSART Workshop (pp. 7–16).

Hardiati, E. S., & Siagian, R. (2002). Candi sebagai warisan seni dan budaya Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Hardjana, S. (1986). Enam tahun Pekan Komponis Muda, Dewan Kesenian Jakarta, 1979-1985 : sebuah alternatif. Jakarta : Kesenian Jakarta. Retrieved from https://search.library.wisc.edu/catalog/999583188602121

Iswantara, N., Soemanto, C. S., Haryono, T., & Simatupang, L. L. (2012). Proses Kreatif Teater Garasi Yogyakarta dalam Lakon Waktu Batu. Resital Jurnal Seni Pertunjukan, 13(2).

Karyanto, I. (1997). Otonomi teks: Catatan dari sebuah wacana sastra’. Media Kerja Budaya, 7, 14–15.

Laksono, K. L., Anggreni Purba, S., & Dona Hapsari, P. (2015). Musik Hip-Hop sebagai Bentuk Hybrid Culture dalam Tinjauan Estetika. Resital Jurnal Seni Pertunjukan, 16(2).

Mack, D. (2004). Musik Kontemporer dan Persoalan Interkultural.-: Arti.

Orning, T. (2017). Music as performance – gestures, sound and energy. Journal for Research in Arts and Sports Education (Vol. 1). https://doi.org/10.23865/jased.v1.946

Panggabean, P. A. (2006). Proses Penciptaan Dalam Pengalaman Diri. Proses Penciptaan Dalam Pengalaman Diri, 2(1), 1–9.

Pasaribu, B. M. (2005). Kaleidoskopik Komponis Dalam Musik Kontemporer Di Indonesia. Jurnal Etnomusikologi, 1(2).

Prasetya, H. B. (2014). Membaca Kembali Relief Ramayana Prambanan. Yogyakarta: DP2M Dikti - Lembaga Penelitian ISI Yogyakarta.

Prasetya, H. B., & Nugraha, W. (2016). Rama Sebagai Penjaga Dunia dalam Relief Ramayana Prambanan. Kawistara Jurnal Sosial dan Humaniora, 6(3), 300-308.

Radhia, H. A. (2016). Dinamika Pergelaran Jaran Kepang di Kota Malang dalam perspektif Antropologi. Jurnal Kajian Seni, 2(2), 164–177.

Small, C. (2011). Musicking: The meanings of performing and listening. UK: Wesleyan University Press.

Supiarza, H., Hardjana, S., Pasaribu, B., Rusli, H., Raharjo, S., Sidartha, O., … Nainggolan, M. (2016). Minimax Sebagai Konsep Berkarya Slamet Abdul Sjukur Dalam Penciptaan Musik Kontemporer. Ritme Jurnal Seni Dan Desain Serta Pembelajarannya, 2(2), 29–39.

Susantina, S. (2000). Filsafat Seni: Antara Pertanyaan dan Tantangan (Philosophy of Art: Between Question and Challenge). Harmonia: Journal of Arts Research and Education, 1(2).

Triyanto, T. (2014). Pendidikan Sseni Berbasis Budaya. Imajinasi: Jurnal Seni, 7(1), 33–42.

Vasquez, J. C., Tahiroglu, K., & Kildal, J. (2017). Idiomatic Composition Practices for New Musical Instruments: context, background and current applications. Nime, 174–179

Warsana. (2012). Tumpang Tindih: Sebuah Komposisi Musik Dalam Interpretasi Personal. Resital: Jurnal Seni Pertunjukan, 13(1), 74–94.


Article Metrics

Abstract view : 51 times
PDF - 31 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.





ISSN: 2085-9910 (print) | ISSN: 2338-6770 (online)