Ladrang Sobrang Laras Slendro Patet Nem

Teguh Teguh

Abstract


Artikel ini bertujuan untuk mengetahui struktur gending Ladrang Sobrang dan cara pengrawit dalam menentukan garap untuk memainkannya. Sobrang adalah salah satu nama gending yang terdapat pada karawitan gaya Surakarta. Gending ini dikelompokkan pada gending alit, berbentuk ladrang, berlaras slendro, dan berpatet nem. Gending ini tergolong jenis ladrang ageng, karena terdiri dari empat cengkok atau empat gong-an. Dari keempat cengkok ini tidak ada satupun yang diikuti vokal. Hal ini dapat dipahami bahwa gending ini mengutamakan permainan instrumen ricikan. Data diperoleh melalui pengamatan pada penyajian gending ini dan wawancara dengan para ahli karawitan. Setelah dilakukan analisis pada kekuatan nada dan analisis garap, dapat disimpulkan bahwa Ladrang Sobrang tergolong gending yang rumit dan sulit karena terdiri dari dua patet yaitu patet sanga dan manyura, mempunyai permainan kendang khusus atau pamijen, dan mempunyai pola tabuhan kenong goyang.

Keywords


Ladrang Sobrang; karawitan Surakarta; balungan gending

Full Text:

PDF

References


Budi Prasetya, H., Haryono, T., & Simatupang, L. L. (2011). Habitus,Ngêng, dan Estetika Bunyi Mlèsèt dan Nggandhul Pada Karawitan. Paradigma, Jurnal Kajian Budaya, 1(2), 152–167.

Diah K, F. X. (2010). Gending - gending lringan Upacara Perkawinan Agung di Keraton Yogyakarta. Ornamen, 7(2), 59–70.

Djumadi. (1975). Titilaras Rebaban Jilid I. Akademi Seni Karawitan Indonesia, Surakarta.

Finahari, N., & Soebiyakto, G. (2017). Analisis Numerik Karakteristik Intensitas Suara Gending Jawa. Dinamika Teknik Mesin, 7(1), 7–21.

Martopangrawit, R. l. (1975). Pengetahuan Karawitan Jilid I. Surakarta:Akademi Seni Karawitan Indonesia.

Mloyowidodo. (1973). Balungan Gending Jilid I, II, III,. Surakarta:Bagian Reserch Konservatori Karawitan Indonesia

Osada, S. S. (2015). Etnomatematika dalam Titi Laras dan Irama Pada Karawitan Jawa. In Prosiding Seminar Nasional Etnomatnesia, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta (pp. 475–481).

Prajapangrawit, R. N. (1990). Serat Sujarah Utawi Riwayating Gamelan Wedhapradangga. STSI Surakarta dengan Fort Foundation, Surakarta.

Prasetya, H. B. (2012). Pathêt : Ruang Bunyi dalam Karawitan Gaya Yogyakarta. Panggung Jurnal Seni Dan Budaya, 22(3), 67–82.

Prasetya, H. B. (2013). Mlesed dan Nggandhul dalam Karawitan Pedalangan Gaya Yogyakarta. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Purwanto, D. (2013). Permainan Ricikan Kenong dalam Karawitan Jawa Gaya Surakarta. Gelar Jurnal Seni Budaya, 11(2), 121–138.

Saepudin, A. (2012). Praktik Karawitan Daerah Lain I Karawitan Sunda. Diktat Jurusan Karawitan FSP ISI Yogyakarta.

Saepudin, A. (2015a). Laras, Surupan, dan Patet dalam Praktik Menabuh Gamelan Salendro. Resital Jurnal Seni Pertunjukan, 16(1), 52–64. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.24821/resital.v16i1.1274

Saepudin, A. (2015b). Metode Pembelajaran Tepak Kendang Jaipongan (1st ed.). Yogyakarta: Badan Penerbit ISI Yogyakarta.

Setiawan, S. (2015). Konsep Kendangan Pematut Karawitan Jawa Gaya Surakarta. Tesis S2 Program Studi Penciptaan dan Pengkajian Seni Minat Studi Pengkajian Musik Nusantara ISI Surakarta.

Setyawan, A. D. (2017). Karawitan Jawa Sebagai Media Belajar dan Media Komunikasi Sosial. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 3(2), 78–82.

Sri Atmojo, B. (2010). Kendhangan Pamijen Gending Gaya Yogyakarta. Resital Jurnal Seni Pertunjukan, 11(1), 45–58.

Sugimin. (2013). Aneka Garap Ladrang Pangkur. Keteg, 13(1), 88–122.

Sukistono, D. (2014). Pengaruh Karawitan terhadap Totalitas Ekspresi Dalang dalam Pertunjukan Wayang Golek Menak Yogyakarta. Resital: Jurnal Seni Pertunjukan, 15(2), 179–189.

Suwandi Putri, Fikroturrofiah & Ardhi Saputri, A. (2015). Rebab Instrumen Gesek Gamelan : Analisis Hubungan Antara Posisi Gesekan dan Komponen Penyusun Sinyal Suara (pp. 16–20). Seminar Nasional Fisika dan Pembelajarannya di Universitas Negeri Yogyakarta

Widodo, Ganap, V. & S. (2017). Laras Concept and Its Triggers : A Case Study on Garap of Jineman Uler Kambang. Harmonia: Journal of Arts Research and Education, 17(1), 75–86. https://doi.org/10.15294/harmonia.v17i1.10771




DOI: https://doi.org/10.24821/resital.v18i2.2447

Article Metrics

Abstract view : 36 times
PDF - 20 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.





ISSN: 2085-9910 (print) | ISSN: 2338-6770 (online)