Komparasi Kostum dan Tata Rias dalam Membangun 3 Dimensi Tokoh – Tokoh pada Film “CINDERELLA” Versi Live Action Tahun 2015 dengan Film Versi Animasi Tahun 1950

Elzha Noer Oktaviani, Nanang Rakhmad Hidayat, Agnes Widyasmoro

Abstract


Kostum dan tata rias menjadi alat komunikasi terhadap kepribadian tokoh pada film melalui peradaban kehidupan dan budaya manusia untuk memberikan ciri khas pada masing-masing tokoh. Keberadaan kostum dan tata rias dalam membangun 3 dimensi tokoh pada industri perfilman melalui genre bertajuk film fantasi menggunakan fenomena kultural sebagai inspirasi dalam menghasilkan prestasi dan apresiasi di tingkat Internasional. Salah satu keberhasilan tersebut terlihat pada Film “Cinderella” versi live action tahun 2015 yang diproduksi oleh Walt Disney. Film “Cinderella” versi live action tahun 2015 merupakan hasil remake film versi animasi pada tahun 1950 yang sama-sama diproduksi oleh Walt Disney, sebagai film adaptasi dari dongeng “Cinderella” karya penulis terkenal dari Perancis bernama Charles Perrault. Film “Cinderella” versi live action tahun 2015 dengan film versi animasi tahun 1950 mampu memberikan gambaran secara umum terhadap setting (waktu dan tempat) sebagai dunia imajinasi dan rekaan terinspirasi melalui tren gaya masyarakat Eropa.

Penelitian ini merupakan penelitian komparatif menggunakan metode kualitatif dengan pemaparan secara deskriptif. Analisis data kostum meliputi gaya dari bagian-bagian kostum disesuaikan dengan pakaian dasar, pakaian tubuh, asesoris, pakaian kepala, pakaian kaki, warna kostum untuk melihat tiga dimensi tokoh setiap karakternya dan tata rias sebagai pendukung dari gambaran masing-masing tokoh. Penelitian ini bertujuan untuk melihat persamaan dan perbedaan yang terjadi pada dua objek, ditinjau melalui implemetasi gaya dan warna kostum, serta jenis tata rias yang digunakan dalam membangun 3 dimensi pada tokoh “Cinderella”, Ibu Tiri, Anastasia, Drizella, Pangeran.

Alasan terjadinya persamaan terinspirasi dari peristiwa sejarah masyarakat Eropa dengan melakukan mix up pada gaya kostum melalui dekorasi ornamen serta asesoris yang digunakan untuk mendukung masing- masing tokoh sesuai dengan kebutuhan tokohnya. Perbedaan terletak pada media yang berbeda terjadi pada tampilan kostum dan tata rias film versi animasi Cinderella” tahun 1950 dalam bentuk animasi 2D, sedangkan film “Cinderella” tahun 2015 dalam bentuk live action.

Full Text:

PDF

References


Arinkunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta, 2010.

Azwar, Saifuddin. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004.

Burhan Bungin, H.M. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group, 2005.

Bordwell, David, dan Kristin Thompson. Film art an introduction. London: McGraw-Hill Education, 2012.


Article Metrics

Abstract view : 27 times
PDF - 14 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.