Analisis Peran Konflik Tokoh Utama dalam Membangun Suspense pada Film “AMORES PERROS”

Lisdia Rahma Delimayanti, Endang Mulyaningsih, Lilik Kustanto

Abstract


Penelitian berjudul “Analisis Peran Konflik Tokoh Utama dalam Membangun Suspense pada Film “Amores Perros” bertujuan untuk mengetahui bentuk konflik yang terjadi pada tokoh-tokoh utama dan penerapannya dalam membangun/menimbulkan suspense. Metode penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dengan pendekatan deskriptif, bertujuan untuk memaparkan dan menjelaskan tentang fenomena terhadap objek penelitian hingga mendapatkan hasil dan kesimpulan. Langkah penelitian dimulai dengan menonton video film “Amores Perros”, kemudian mencatat kehadiran tokoh utama yang terdapat konflik di dalamnya, mengetahui bentuk konflik serta menemukan hambatan, resiko dan foreshadowing melalui tahapan tangga dramatik sebagai pembangun suspense.

Hasil penelitian menunjukan bahwa konflik tokoh utama pada film “Amores Perros” sangat kompleks dan memiliki beraneka ragam bentuk konflik. Diantaranya konflik relasional (personal), konflik batin, konflik situasional dan konflik sosial. Konflik utama pada cerita pertama Octavio dan Susana adalah ingin membawa pergi Susana. Masalah yang dihadapi tokoh Octavio dilatarbelakangi oleh motif cinta. Konflik utama pada cerita kedua Valeria dan Daniel adalah ambisi Valeria menemukan Richie. Sedangkan konflik utama El Chivo adalah bertemu dengan anaknya Maru. Kesimpulan konflik utama secara garis besar yang terjadi pada seluruh tokoh utama adalah konflik yang dihadapi sebelum kecelakaan, sedang, dan sesudah kecelakaan. Sedangkan ketegangan/suspense yang ditimbulkan berpusat pada peristiwa kecelakaan dan setelah kecelakaan yang merubah kehidupan para tokoh utama dan menimbulkan berbagai konflik baru baik yang berfungsi sebagai konflik utama maupun konflik tambahan. Informasi tokoh utama ditahan di awal cerita untuk menjaga kadar ketegangan/suspense hingga akhir cerita. Letak ketegangan tertinggi berada pada peristiwa kecelakaan dan konflik utama yang timbul di antara tokoh utama setelah kecelakaan.


Full Text:

PDF

References


Adiasti, Kartika. “Analisis Penerapan Teori Tangga Dramatik dalam Film 49 Days”. Yogyakarta: ISI Yogyakarta, 2012.

Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta, 1997.

Biran, H. Misbach. Teknik Menulis Skenario Film Cerita. Jakarta: PT. Pustaka Jaya, 2006.

Boggs, Joseph M. Cara Menilai Sebuah Film. Jakarta: Yayasan Citra, 1992. Harymawan. Dramaturgi. Bandung: Remaja Rosdakarya, 1988.

Kenney, William. How to Analyze Fiction. New York: Monarch Press, 1966. Lutters, Elizabeth. Kunci Sukses Menulis Skenario. Jakarta: Grasindo, 2004.

Moleong, J. Alex. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2010.

Morissan. Jurnalistik Televisi Mutakhir. Jakarta: Kencana Prenada Merdeka Goup, 2008.

Nurgiyantoro, Burhan. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2012.

Pratista, Himawan. Memahami Film. Yogyakarta: Homerian Pustaka, 1988.

Seger, Linda. Making a Good Script Great. New York: Samuel French Trade,1987.

Set, Sony, dan Sidharta, Sita. Menjadi Penulis Skenario Profesional. Yogyakarta: Grasindo, 2004.

Utami, Citra Dewi. “Peran Protasis Program Serial Televisi dalam Pembentukan Realitas Cerita pada Sinetron Pura-pura Buta (2004)”. Yogyakarta: ISI Yogyakarta, 2005.

Website:

www.archive.org/details/amoresperros00smit (diakses 7 September 2017)

ww.filmaffinity.com/en/film769597.html (diakses 2 Februari 2017)

www.imdb.com/title/tt0245712/ (diakses 2 Februari 2017)


Article Metrics

Abstract view : 16 times
PDF - 8 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.