TUBUH DALAM KUASA KAMERA: TINJAUAN KRITIS AKTIVITAS FOTOGRAFIS LOMBA DAN HUNTING BERSAMA MEMOTRET MODEL DI INDONESIA

Agus Heru Setiawan

Abstract


Popularitas penggunaan figur perempuan sebagai objek dalam aktivitas fotografi di Indonesia, telah berlangsung dalam periode waktu yang panjang. Meskipun begitu, aktivitas tersebut masih tetap digemari oleh kalangan pehobi fotografi hingga hari ini. Popularitas tersebut dibuktikan
dari berbagai iklan yang menawarkan kegiatan fotografis dengan model perempuan sebagai daya tariknya. Hal ini masih banyak ditemukan, terutama dalam media sosial. Tulisan ini mencoba untuk
melakukan pembacaan secara kritis atas aktivitas fotografis di Indonesia (produksi, distribusi dan konsumsi foto) yang menempatkan tubuh perempuan sebagai titik pusatnya. Praktek fotografis
populer tersebut, teridentifikasikan melalui lomba memotret, hunting bersama dan aktivitas sejenis yang melibatkan model perempuan. Di dalam kegiatan fotografi ini, medium foto dan instrumen
pendukungnya, bukan hanya dimanfaatkan untuk membentuk praktek pengobjektivikasian terhadap tubuh perempuan, akan tetapi juga membantu melanggengkan gagasan dominasi kuasa patriarkis terhadap perempuan.


Kata kunci: kuasa, aktivitas fotografi, model perempuan, patriarkis

 

  Abstract

 Body in the Power of a Camera: Critical Review on Photographic Activities of Competition and Shared Hunting for Photographing Photo Model in Indonesia. The use of women as the objects of photographic activities has been popular for a long period of time in Indonesia. We can see the popularity of this today from the wide range of ads that offer photographic activities with female models as their major appeal. This is still widely found, especially in social media. This paper attempts to make a critical reading of photographic activities in Indonesia (production, distribution and consumption of photos) which place the female body as the center of attention. These popular photographic practices are photo competitions, photo hunts and others. In these photographic activities, the medium of photography and its instruments do not only shape the practice of objectification of women’s bodies, but also help perpetuate the idea of patriarchal domination over women.

 

Keywords: power, photographic activities, female model, patriarchy


Full Text:

PDF

References


Berger, John. Ways of Seeing. London. British Broadcasting Corporation and Penguin Book. 1972.

Clarke, Graham. The Photograph . Oxford New York. Oxford University of Press. 1997.

Kriebel, T. Sabine. Theories of Photography a Short History dalam Photography Theory. Disunting oleh James Elkins. New York London. Routledge. 2007.

Rumamurthy, Anandi. Spectacles and Illusions: Photography and Commodit Culture dalam Photography; A Critical Introduction. Disunting oleh Liz Wells. London dan New York. Routledge. 2000.

Sontag, Susan. On Photograph. New York. Farrar, Strauss and Giroux. 1977.

Sunjayadi, Achmad. “Mengabadikan Estetika, Fotografi dalam Promosi Pariwisata Kolonial di Hindia Belanda”. Jurnal Wacana, Vol. 10, No.2, Oktober, 2008.

Synott, Anthony. Tubuh Sosial; Simbolisme,Diri dan Masyarakat. Yogyakarta. Jalasutra. 2007.

Wolf, Naomi. The Beauty Myth; How Beauty of the Image Are Used Againts the Women. HarperCollins. e-books. 2002.

Zuromskis, Catherine. On Snapshot Photography; Rethinking Photographic Power in Public and Private Spheres dalam Photography; Theoretical Snapshots. Disunting oleh J.J Long, Andrea Noble dan Edward Welch. London dan New York. Routledge. 2009.




DOI: http://dx.doi.org/10.24821/specta.v1i1.1893

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN: 2614-3477 (CETAK)   ||   ISSN: 2615-0433 (ONLINE)