Pengungkapan Makna Intrinsik Melalui Teori Ikonografi Pada Foto Anak Rohingya di Media Republika Online Edisi 17-23 September 2017

Dessy Rahmawati, Pamungkas Wahyu Setiyanto, Irwandi Irwandi

Abstract


ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna intrinsik pada foto anak Rohingya di media Republika Online edisi 17-23 September 2017. Pengungkapan makna intrinsik dilakukan dengan teori ikonografi melalui tiga tahapan, yaitu pra-ikonografi, analisis ikonografi, dan interpretasi ikonologi. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan melakukan penafsiran dan interpretasi data yang berupa foto. Subjek penelitian ini adalah foto anak Rohingya yang dimuat di media Republika Online edisi 17-23 September 2017. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur dan studi dokumen. Hasil dari penelitian menunjukkan foto anak Rohingya menggambarkan penderitaan yang dialami akibat kekerasan yang terjadi di negara bagian Rakhine, Myanmar. Dari sampel foto anak Rohingya menunjukkan adanyaancaman baru yang harus dihadapi oleh anak Rohingya setelah meninggalkan negara asal. Ancaman tersebut adalah pertama, kelaparan yang berdampak pada gizi buruk. Kedua, kamp pengungsian yang terendam banjir dan posisi tenda berdempetan yang berdampak pada anak tidak bisa bergerak aktif serta lumpuhnya aktivitas para penghuni. Ketiga, ketiadaan fasilitas untuk berlindung dari hujan yang berdampak pada kesehatan akibat suhu dingin air hujan yang berpotensi melemahkan daya tahan tubuh dan penyempitan pembuluh darah.

 

Kata kunci: makna intrinsik, ikonografi, foto anak Rohingya

 

 

 

ABSTRACT

 

 

The Disclosure of Intrinsic Significance Through Iconography Theory in the Photographs of Rohingya Children in Republika Online on 17th to 23th September 2017 Edition.The purpose of this research is to describe the intrinsic significance in the photographs of Rohingya children which are uploaded in Republika Online on 17th to 23th September 2017 editions. The disclosure of intrinsic significance in the photographs will using the theory of iconography, which is through the three stages of the theory: pre-iconography, iconographic analysis and iconological interpretation. This is a qualitative research by doing the interpretation of the data with photographs form. The subjects of this research are children photos that were uploaded in Republika Online on 17th to 23th September 2017 editions. The data for the research are get from literature and document study. The result of the photographs study shows that Rohingya children are exposed to violence in the state of Rakhine, Myanmar. samples of Rohingya children photographs showing the new threats that must be faced by the child Rohingya after leaving the origin country. The threat is first, hunger have impact malnutrition. Secondly, the threat refugee camps which flooded and tend position which crowded have impact the children that they can’t move actively and occupants activity paralyzed. Third, the absence of facilities to protect from rain have impact on health due to cold temperatures of rain water that potentially weaken the body resistance and constriction of blood vessels.

 

 

Keywords: intrinsic significance, iconography, Rohingya children photographs

 

 


Keywords


makna intrinsik, ikonografi, foto anak Rohingya

Full Text:

PDF

References


Andrea, N. J. (2015). “Estetika Fotografi Jurnalistik Dalam Kaitan Nilai Kebaikan dan Kebenaran, Olah Rasa, dan Sinestesia.” Rekam, Vol 11.

Hossain, M. P. (2017). “In Picture: Derita Rohingya di Kamp Pengungsi.” Retrieved April 20, 2018, from www.republika.co.id website: https://www.republika.co.id/berita/inpicture/internasional-inpicture/17/09/18/owfoi7314-derita-rohingya-di-kamp-pengungsi

McNaughton, C. (2017). “IHA Perhatikan Kesehatan Ibu dan Bayi Pengungsi Rohingya.”

Nursyahbani, F. (2017). “Pengungsi Rohingya Kekurangan Makanan.” Retrieved April 20, 2018, from www.republika.co.id website: https://www.republika.co.id/berita/internasional/global/17/09/17/owf1dx-pengungsi-rohingya-kekurangan-makanan

Panofsky, E. (1955). Meaning In The Visual Arts. New York: Doubleday Anchor Books.

Pratiwi, F. (2017). “IHA Perhatikan Kesehatan Ibu dan Bayi Pengungsi Rohingya.” Retrieved April 20, 2018, from www.republika.co.id website: http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/17/09/20/owkx13396-iha-perhatikan-kesehatan-ibu-dan-bayi-pengungsi-rohingya, diakses 20 April 2018

Schlein, L. (2017). “UNICEF: Anak-anak Pengungsi Rohingya Terancam Malnutrisi Gawat.” Retrieved April 25, 2018, from www.voaindonesia.com website: https://www.voaindonesia.com/a/pengungsi-rohingya-terancam-musim-dingin-di-bangladesh-/4169697.html

Siddiqui, D. (2017). “Pengungsi Rohingya Kekurangan Makanan.” Retrieved April 20, 2018, from www.republika.co.id website:

http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/17/09/17/owf1dx-pengungsi-rohingya-kekurangan-makanan

Singh, B. (2014). Tantangan Orang Rohingya Myanmar Menghadapi SatuMinoritas Teraniyaya dan Implikasi untuk Keamanan Nasional dan Regional (Terj. Nin Bakdisoemanto). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Tieken, S. (2013). “Ketiadaan Kewarganegaraan Pada Anak-Anak Rohingya sebagai Bentuk Kekerasan Struktural Berbasis Etnis (Studi Kasus Anak-Anak Pengungsi Rohingya di Community Housing Wisma YPAP Medan).” Kriminologi Indonesia, Volume 9 N.




DOI: https://doi.org/10.24821/specta.v3i2.2835

Article Metrics

Abstract view : 38 times
PDF - 26 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




ISSN: 2614-3477 (CETAK)   ||   ISSN: 2615-0433 (ONLINE)