HARMONISASI MINYAK DAN AIR MELALUI EKSPERIMENTASI FOTOGRAFI

Sigit Setya Kusuma

Abstract


Abstrak

Penciptaan karya fotografi yang dibuat adalah “Harmonisasi Minyak dan Air melalui Eksperimentasi Fotografi”. Penciptaan ini mempunyai tujuan yaitu: (1)menghadirkan corak baru dalam karya fotografi dengan harmonisasi efek bias cahaya pada campuran minyak dan air. Selain itu, (2) mengeksplorasi harmonisasi efek bias cahaya pada campuran minyak dan air dalam visual fotografi, sehingga menghasilkan warna dan bentuk yang dapat terwujud pada karya penciptaan fotografi yang estetis, khas, unik, indah, menarik dan imajinatif.Harmonisasi minyak dan air menghadirkan efek pembiasan cahaya pada campuran minyak dan air melalui eksperimentasi fotografi, efek pembiasan merupakan pembelokan cahaya ketika cahaya melewati bidang batas dua medium yang berbeda indeks biasnya. Minyak dan air merupakan zat yang sama yaitu zat cair tetapi berbeda molekul sehingga minyak dan air tidak bisa disatukan. Perbedaan yang tidak bisa disatukan menjadi hal yang menarik ketika divisualisasikan melalui media fotografi. Fotografi makro menjadi teknik yang dipakai untuk mendukung eksplorasi karya. Fotografi makro mengubah sudut pandang dalam perspektif minyak dan air, bagaimana objek yang terlihat kecil menjadi besar dan detail dalam teknik fotografi makro.Hasil dari peciptaan karya fotografi ini adalah secara detail menjadi pengetahuan tentang proses kreatif membuat sebuah karya fotografi seni. Selain matang secara konsep, dapat memiliki pengalaman seni tentang efek bias cahaya dan campuran minyak dan air. Ketertarikannya dengan pilihan objek harmonisasi minyak dan air yaitu dapat menghasilkan warna dan bentuk-bentuk yang tidak terduga dan menarik. Proses ini mampu menghasilkan proses kreatif yang mampu menghasilkan foto yang artistik sekaligus menjadi penalaman baru.

 

Kata kunci: harmonisasi, minyak dan air, eksperimentasi, fotografi

 

Abstract

Harmonization of Oil and Water through Experimentation of Photography.  The creation of photographic works was "the harmonization of oil and water through photographic experimentation". This creation has a purpose: (1) to bring a new pattern in photographic work by harmonizing the effect of light refraction on oil and water mixtures. In addition, (2) explore the harmonization of light refraction effects on the mixture of oil and water in visual photography, resulting in colors and shapes that can materialize on the creation by measure of aesthetically pleasing, distinctive, unique, beautiful, attractive and imaginative as photographic creations. The harmonization of oil and water provides the effect of light in the oil and water mixture through the experimentation of photography, the refractive effect of light when the light passes through the boundary fields of two different medium indices. Oil and water are the same substance that is liquid but different molecules so that oil and water cannot be put together. The difference cannot be put together to be interesting when visualized the photography media. Macro photography became a technique used to support the exploration of works. Macro photography Changes the viewpoint in the perspective of oil and water, how small-looking objects become large and detailed in a macro-photography technique. The result of this photographic creation is in detail a piece of the creative process of creating an art photography work. In addition to mature conceptually, it can have an art experience about the effects of light refraction and oil and water measly. Its interest with the choice of oil and water harmonization objects is that it can produce unpredictable colors and shapes. This process is able to produce a creative process that is able to produce artistic photos as well as a new overnight.

 

 

Keywords:  harmonization, oil and water, experimentation, photography


Keywords


Exploration, Effect Refraction, Light, Oil and Water, Photography

Full Text:

PDF

References


Arena, Syl. (2012). Lighting for Digital Photography. Jakarta. Prigel Books PT Serambi Ilmu Semesta

Dananjaya, J. (1982). Folklore Indonesia. Jakarta: Grafiti Pers.

Kartika, D.S. (2017). Seni rupa modern. Bandung: Penerbit Rekayasa Sains.

Djelantik A.A.M. (1999). Estetika. Bandung: Penerbit Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.

Feininger, Andreas. (1998). Unsur utama fotografi. Terjemahan Soelarko. Semarang: Dahara Prize.

Marianto, M.D. (2006). Quantum Seni. Semarang: Dahara Prize.

Marah, R. (2008). Soedjai Kartasasmita di belantara fotografi indonesia. Yogyakarta: BP ISI Yogyakarta.

Needle, Charles. (2012). Tiny worlds, creative macro photography skills. New York: Academic Press.

Pasaribu, A. (1986). Analisis musik Indonesia. Jakarta: PT Pantja Simpati.

Poedjiadi, A. (1994). Dasar-dasar biokimia. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Read, H. (1959). The meaning of art. Middlesex London: Penguin Books Ltd.

Robinson, L. (2007). Art of profesional photography. Delhi: Global Media.

Sadono, S. (2015). Komposisi foto. Jakarta: Penerbit PT Elex Media Komputindo.

Soedjono, S. (1999). Karya fotografi dalam lingkup seni rupa. VII/01, Yogyakarta: BP. ISI Yogyakarta.

Soedjono, S. (2006). Pot-pourri fotografi. Jakarta: UPT Trisakti.

Sontag, S. (1973). On photography. New York: Rosseta Books.

Sukarya, D.G. (2009). Kiat sukses deniek g. sukarya dalam fotogra-fi dan stok foto. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Saeful, K. (2008). Dasar kimia. Jakarta: Grasindo.

Suyatno, dkk. (2012). Dasar kimia. Jakarta: Grasindo.

Tim Redaksi KBBI Edisi Ketiga. (2007). kamus besar bahasa indonesia. Jakarta: BalaiPustaka.

Walmsley, W.H.. (1902). The abc of photo-micrography. New York: Tennant and Ward.




DOI: https://doi.org/10.24821/specta.v3i2.2995

Article Metrics

Abstract view : 37 times
PDF - 29 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




ISSN: 2614-3477 (CETAK)   ||   ISSN: 2615-0433 (ONLINE)