Belajar Pocapan dari Ki Hadi Sugito

Endah Budiarti

Abstract


This paper discusses the application of the method of learning puppetry, especially Pocapan language (dialogue with puppet characters’). This method is produced by first examining Ki Hadi Sugito’s pocapan in three plays, namely Bagong Ratu, Ujung Sengara, and Wahyu Widayat. Ki Hadi Sugito’s wayang performance was chosen as a model with language considerations produced by Ki Hadi Sugito, simple and communicative. From the results of the study, a simpler text was created. This text is then used as teaching material in class. The text used as this teaching material does not mean limiting students but instead provides opportunities to be developed by students, according to their respective abilities.

 

Tulisan ini membicarakan penerapan metode belajar bahasa pedalangan khususnya bahasa pocapan (‘mendialogkan tokoh-tokoh wayang’). Metode ini dihasilkan dengan terlebih dahulu meneliti pocapan Ki Hadi Sugito dalam tiga lakon yaitu Bagong Ratu, Ujung Sengara, dan Wahyu Widayat. Pergelaran wayang versi Ki Hadi Sugito dipilih sebagai model dengan pertimbangan bahasa yang diproduksi Ki Hadi Sugito sederhana dan komunikatif. Dari hasil penelitian tersebut dibuatlah sebuah teks pocapan yang lebih sederhana. Teks ini kemudian digunakan sebagai bahan ajar di kelas. Teks yang digunakan sebagai bahan ajar ini tidak berarti membatasi mahasiswa tetapi justru memberi peluang untuk dikembangkan oleh mahasiswa, sesuai dengan kemampuan masing-masing.


Keywords


pocapan; Ki Hadi Sugito; model; metode

Full Text:

PDF

References


a. Acuan

Kayam, Umar. 2001. Kelir Tanpa Batas. Yogyakarta: Gama Media.

Kridalaksana, Harimurti, 1993. Kamus Linguistik (Edisi Ketiga). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Mudjanattistomo, dkk. 1977. Pedhalangan Ngayogyakarta, Jilid I. Yogyakarta: Yayasan Habirandha.

Padmosoekotjo, S.. 1992. Silsilah Wayang Purwa Mawa Carita Jilid III Cetakan kedua. Surabaya: PT. Citra Jaya Murti.

______________,. 1993. Silsilah Wayang Purwa Mawa Carita Jilid IV Cetakan keempat. Surabaya: PT. Citra Jaya Murti.

Poedjosoedarmo, dkk. 1979. Tingkat Tutur Bahasa Jawa. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Sasangka, Sry Satriya Tjatur Wisnu. 2004. Unggah-ungguh Bahasa Jawa. Jakarta: Yayasan Paramalingua.

Sunardi. 2011. “Sisi Satiris Dhagelan Ki Hadi Sugito” dalam Ki Hadi Sugito, Guru Yang Tidak Menggurui. Yogyakarta: BP ISI.

Udreka. 2011. “Jejak Ki Hadi Sugito” dalam Ki Hadi Sugito, Guru Yang Tidak Menggurui. Yogyakarta: BP ISI.

Wahyudi, Aris. 2014. Sambung Rapet dan Greget Sahut, Sebuah Paradigma Dramaturgi Wayang. Yogyakarta: Bagaskara

b. Audio-Visual

Dahlia Record, 1983. Bagong Ratu Ki Hadi Sugito. Kaset rekaman audio.

Dahlia Record, 1983. Ujung Sengara. Ki Hadi Sugito. Kaset rekaman audio.

Dahlia Record, 1983. Wahyu Widayat. Ki Hadi Sugito. Kaset rekaman audio.

Dahlia Record, 1983. Subali Lena Ki Hadi Sugito. Kaset rekaman audio.




DOI: https://doi.org/10.24821/wayang.v3i2.3150

Article Metrics

Abstract view : 98 times
PDF - 120 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a 
Creative Commons Attribution 4.0 International LicenseISSN 2356-4776 (print) | ISSN 2356-4784(online).

 

 

View My Stats

Flag Counter