TEMA DAN PENOKOHAN DRAMA LAUTAN BERNYANYI KARYA PUTU WIJAYA; SEBUAH KAJIAN SOSIOLOGI DRAMA

Fitri Rahmah, Bunga Islamy

Abstract


Drama Lautan Bernyanyi merupakan salah satu karya Putu Wijaya yang menarik untuk diteliti.  Drama ini merupakan salah satu ungkapan kritiknya terhadap kebiasaan masyarakat yang sangat mempercayai mitos-mitos. Penelitian ini memiliki tiga tujuan yakni: pertama, mengetahui tema dan konflik pada drama Lautan Bernyanyi, kedua mengetahui penokohan dalam drama Lautan Bernyanyi, ketiga melihat adanya hubungan antara latar belakang sosial historis pengarang sebagai aspek yang mempengaruhi karyanya. Penelitian ini menggunakan teori sosiologi sastra Lucien Goldman. Teori ini memiliki pusat perhatian pada relasi antara tokoh dengan tokoh, dan tokoh dengan objek yang ada di sekitarnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan content analysis dari Krippendorf, yakni metode yang dipergunakan untuk meneliti fenomena-fenomena simbolik dengan tujuan untuk menggali dan mengungkapkan fenomena yang teramati merupakan isi, makna, dan unsur esensial karya sastra.

Hasil penelitian ini berupa data kualitatif yang berisi tema dan penokohan drama Lautan Bernyanyi sebagai sebuah kajian sosiologi yang tidak hanya menjelaskan tema dan penokohan akan tetapi juga menemukan aspek-aspek sosiologi dalam drama serta menjelaskan latar belakang sosial historis penulis yang berpengaruh pada karangannya.  Melalui deskripsi tema akan ditemukan adanya konflik dalam drama Lautan Bernyanyi yang berpusat pada konflik batin tokoh Kapten Leo. Tokoh ini memiliki pertentangan pemikiran diantara logika dengan mitos yang berkembang di masyarakat sekitarnya. Penokohan setiap tokoh dalam drama Lautan Bernyanyi juga dapat menggambarkan pemikiran-pemikiran pengarang dalam menanggapi realita sosial masyarakat Bali sebagai latar budaya dalam drama ini. Melalui deskripsi tema dan penokohan akan terindetifikasi aspek-aspek sosiologi yang ada dalam drama dan kemudian mengungkapkan latar belakang sosial historis pengarang sebagai bagian dari masyarakat Bali yang mempengaruhi karya yang diciptanya. Drama ini sebagai sebuah karya fiksi tentu memiliki hubungan dengan fenomena sosial di masyarakat. Lautan bernyanyi sebagai sebuah karya drama yang diciptakan putu Wijaya pada dasarnya mengungkapkan ketika kepercayaan masyarakat begitu kuat pasti akan dapat mempengaruhi orang-orang yang berada di dalam masyarakat tersebut meskipun mereka mencoba untuk menentangnya. Adapun luaran penelitian yang ditargetkan berupa publikasi ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi (SINTA 4).

Kata_kunci : penokohan, tema, drama, sosiologi sastra, pengarang.


References


Y. C. Durachman, Enam Teater (Mengenai Tokoh-tokoh Teater Modern Indonesia). Bandung: STSI Press, Bandung, 1996.

Nur Sahid, “Kajian Sosiologi terhadap Tema Lakon ‘Domba-domba Revolusi’ Karya Bambang Soelarto,” Panggung, vol. Volume 24, p. 1, 2014.

Shinta Dewi Nur Rohmah, Analisis Struktural dan Nilai Pendidikan Karakter Naskah Drama Lautan Bernyanyi Karya Putu Wijaya serta Relevansinya sebagai Materi Ajar Resensi Drama di Sekolah Menengah Kejuruan. Surakarta: Universitas Sebelas Maret, 2016.

Yulius Steven Balubun, Analisis Tokoh dan Penokohan dalam Naskah Drama Lautan Bernyanyi Karya: Putu Wijaya. Yogyakarta: Universitas Sanatha Darma, 2020.

I Gede Arya Pradipta, Aspek Mistikisme dalam Naskah Drama Lautan Bernyanyi Karya Putu Wijaya. Yogyakarta: Universitas Mataram, 2018.

Nur Sahid, Sosiologi Teater; Teori dan Penerapannya. Yogyakarta: Gigih Pustaka Mandiri, 2017.

Dewi Ris Riana, “Pandangan Dunia Dewi Anggraeni dalam Novel My Pain My Country Kajian Strukturalisme Genetik Lucien Goldman,” JBPS, vol. Volume 11, p. 27, 2021.

Faruk, Strukturalisme – Genetik (Teori General, Perkembangan Teori, dan Metodenya). Yogyakarta: Masyarakat Poetika Indonesia, 1999.

Ahmad Muzakki, Pengantar Teori Sastra Arab. Malang: UIN Maliki Press, 2011.

Yoni Ardianto, “Memahami Metode Penelitian Kualitatif,” https://djkn.kemenkeu.go.id, 2019. https://djkn.kemenkeu.go.id

N. Muhajir, Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Rake Sarasin, 2000.

Edi Sedyawati, Penelitian Seni: Jenis dan Metodenya. Yogyakarta: Lokakarya Penelitian Pengabdian Masyarakat ISI Yogyakarta, 2004.

Nur Sahid, Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan Dalam Empat Novel Karya Ahmad Tohari: Sebuah Kajian Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Institut Seni Indonesia Yogyakarta, 2005.




DOI: https://doi.org/10.24821/tnl.v19i2.7613

Article Metrics

Abstract view : 1935 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 2267 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Flag Counter 

  

View My Stats

 

 

ISSN: 1411-6464 (Print)

ISSN: 2685-8274 (Online)