Kreasi Musik dalam Gaya Permainan Gitar Keroncong oleh Tukiyo Tjiptomartono

Novan Daru Anggoro Seto, Kiswanto Kiswanto

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan tentang kreasi musik dalam gaya permainan gitar keroncong Tukiyo Tjiptomartono. Tukiyo Tjiptomartono adalah seorang musisi keroncong yang lahir di Surakarta, 15 November 1948 dan wafat di Surakarta, 19 Oktober 2021. Kebiasaan dan kegemaran semasa hidupnya dalam melakukan eksplorasi dan eksperimen untuk mengulik teknik dan pola permainan gitar keroncong telah menjadikan dirinya memiliki gaya yang khas, sehingga banyak seniman dan penikmat musik keroncong yang mengakui dan mengagumi kepiawaiannya dalam membawakan permainan melodi gitar keroncong hingga saat ini. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Tukiyo Tjiptomartono sebagai seniman musik keroncong, yang dikenal dan dikenang oleh seniman-seniman musik keroncong dengan ciri khas melodi gitarnya. Ciri khas yang muncul dapat diidentifikasi berdasarkan teknik permainan, pola permainan gitar keroncong, dan variasi atau pengembangan pola gitar gaya Tukiyo Tjiptomartono. Teknik permainan merupakan tata cara teknik dasar dalam permainan gitar keroncong, pola permainan yang dimaksud merupakan bentuk-bentuk melodi pada pola akor dalam struktur keroncong asli akor 1, 2, 4, dan 5. Variasi atau pengembangan merupakan hasil dari kreativitas Tukiyo Tjiptomartono dan dapat dianalisis melalui perpindahan akor, susunan not, dan improvisasi-improvisasi yang dilakukan oleh Tukiyo Tjiptomartono.

Music Creation in Keroncong Guitar Playing Style by Tukiyo Tjiptomartono.

Abstract

This research aims to identify and explain the musical creations in Tukiyo Tjiptomartono's keroncong guitar playing style. Tukiyo Tjiptomartono is a keroncong musician born in Surakarta on November 15, 1948, and died in Surakarta on October 19, 2021. His lifelong habit and passion for exploration and experimentation to explore the techniques and patterns of keroncong guitar playing have made him a distinctive style that many artists and keroncong music lovers recognize and admire his expertise in performing keroncong guitar melodies to this day. The findings of this study show that Tukiyo Tjiptomartono is a keroncong music artist known and remembered by keroncong music artists for his characteristic guitar melodies. Playing styles, keroncong guitar playing patterns, and modifications or advancements of Tukiyo Tjiptomartono-style guitar patterns can all used to identify the qualities. The playing technique is an essential technical procedure in playing the keroncong guitar. The playing pattern is the melody formed in the chord pattern in the original keroncong structure of chords 1, 2, 4, and 5. Variation or development results from Tukiyo Tjiptomartono's creativity and can be analyzed through chord switching, note arrangement, and improvisations made by Tukiyo Tjiptomartono.

Keywords: music creation; playing style; Tukiyo Tjiptomartono; keroncong guitar; artistry


Keywords


kreasi musik; gaya permainan; Tukiyo Tjiptomartono; gitar keroncong; kesenimanan.

Full Text:

PDF

References


Adisusilo, S. (2013). Pembelajaran Nilai-Karakter : Konstruktivisme dan VCT sebagai Inovasi Pendekatan Pembelajaran Afektif (1. 2). Rajawali press.

Budiman, B. J. (1979). Mengenal Keroncong dari dekat. Jakarta: Perpustakaan Akademi Musik LPKJ.

Christy, D. E., Wasino, W., & Suryadi, A. (2019). Musik Keroncong di Surakarta: Perjalanan dari Tahun 1960 hingga 1995. Indonesian Journal of Conservation, 8(1), 1–10. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/ijc.v8i1.22677

Darini, R. (2012). Keroncong: Dulu dan Kini. Mozaik: Kajian Ilmu Sejarah, 6(1), 19–31.

Dekanipa, G. (2008). Proses Kreatif Orkes Keroncong Swastika dan Kontribusinya terhadap Perkembangan Musik Keroncong di Surakarta. In Institut Seni Indonesia Surakarta. Institut Seni Indonesia Surakarta.

Ganap, V. (2006). Pengaruh Portugis pada Musik Keroncong (Portuguese Influence to Kroncong Music). Harmonia: Journal Of Arts Research And Education, 7(2), 1–4.

Ganap, V. (2011). Krontjong Toegoe (1st ed.). Badan Penerbit Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Harmunah, S. (1987). Musik Keroncong sejarah, gaya, dan perkembangan. In Musik Keroncong sejarah, gaya, dan perkembangan. Pusat Musik Liturgi.

Heins, E. (1975). Kroncong and Tanjidor-Two cases of urban folk music in Jakarta. Asian Music, 7(1), 20–32.

Kiswanto, K., Fitriasari, R. P. D., & Haryono, T. (2019). Transformasi Multipel dalam Pengembangan Seni Kuda Kepang. Dance and Theatre Review, 2(1), 1–16. https://doi.org/10.24821/dtr.v2i1.3295

Mintargo, W., Santoso, I. B., & Indrawan, A. (2019). Orkes Keroncong Nada Kasih di Yogyakarta dan Peranannya dalam Melestarikan Nasionalisme Musik Keroncong. PROMUSIKA, 7(2), 69–84.

Murgiyanto, S. (2017). Kritik Pertunjukan dan Pengalaman Keindahan (D. Pramayoza (ed.)). Prodi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada dan Komunitas SENREPITA.

Nettl, B. (2012). Teori dan Metode dalam Etnomusikologi (Ter. Nathalian H.P.D Putra). Jayapura Center of Music.

Pambajeng, N. R. S., Suryati, S., & Musmal, M. (2019). Teknik Vokal dan Pembawaan Lagu Keroncong Stambul “Tinggal Kengangan” Ciptaan Budiman BJ oleh Subarjo HS. PROMUSIKA, 7(1), 29–37.

Piliang, Y. A. (2003). Hipersemiotika :Tafsir Culture Studies atas Matinya Makna. Jalasutra.

Rustopo. (2007). Menjadi Jawa: Orang-orang Tionghoa dan Kebudayaan Jawa di Surakarta, 1895-1998. Ombak-Yayasan Nabil.

Sari, D. R. (2015). Perkembangan musik keroncong di Surakarta tahun 1960-1990. Jurnal Pendidikan Sejarah, 3(2), 139–152.

Soladi, S., Mintargo, W., & Kiswanto, K. (2020). Lagu Setia Janjiku: Bentuk Pembaruan Musik Keroncong Gaya Ismanto. Sorai: Jurnal Pengkajian Dan Penciptaan Musik, 13(1), 13–22. https://doi.org/10.33153/sorai.v13i1.2841

Supanggah, R. (2009). Bothekan Karawitan II: Garap (Kedua). ISI Press Surakarta.

Suweca, I. W., & Kariasa, I. N. (2011). Nilai Estetik Tabuh Lelambatan Klasik Pagongan Gaya Tegaltamu. BHERI, 10(1), 1–21.

Wardani, N. K. (2014). Peran dan Kreativitas Ebiet Soedaryanto dalam Perkembangan Musik Keroncong di Kota Surakarta. Institut Seni Indonesia Surakarta.

Wrahatnala, B. (2021). Inovasi dan Pembauran Genre dalam Pertunjukan Keroncong Wayang Gendut. Resital: Jurnal Seni Pertunjukan, 22(2), 69–79.

Yusuf, D. (2016). Kiprah Sundari Soekotjo dalam Kancah Musik Keroncong di Indonesia Tahun 1977-2014. Avatara, 4(2), 522–532. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/avatara/article/view/14938




DOI: https://doi.org/10.24821/promusika.v12i1.10347

Article Metrics

Abstract view : 187 times
PDF - 80 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 PROMUSIKA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

P-ISSN: 2338-039X (print) | E-ISSN: 2477-538X (online)