Audio Journal Promusika: Inovasi Literasi Auditori di Pendidikan Tinggi Musik
Abstract
Perkembangan budaya digital telah mengubah cara masyarakat dalam mengakses pengetahuan. Institut Seni Indonesia Yogyakarta, sebagai salah satu kampus seni terbesar di Indonesia, memiliki 23 jurnal ilmiah. Berkembangnya kualitas dan kuantitas jurnal tersebut belum berbanding lurus dengan meningkatnya budaya mengakses artikel ilmiah di kalangan mahasiswa. Sejak era 4.0, kecenderungan budaya auditori semakin meningkat dibandingkan dengan budaya membaca. Hal tersebut dapat dilihat dari meningkatnya akses masyarakat terhadap podcast di Digital Streaming Provider dibandingkan dengan mengakses media baca. Kurangnya minat untuk mengakses media baca diperparah oleh kondisi mata yang mudah lelah akibat sering terpapar sinar layar dari perangkat komputer. Di lingkungan akademik seni, khususnya pada mahasiswa musik, kecenderungan terhadap gaya belajar auditori menjadi tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan literasi ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Audio Journal Promusika, yaitu alih media dari artikel ilmiah dari format teks menjadi format auditori yang dapat diakses melalui platform digital. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall yang dimodifikasi menjadi 6 tahap, yaitu studi pendahuluan, perencanaan, pengembangan produk, validasi produk, uji coba, dan produk akhir. Subjek penelitian melibatkan ahli media, ahli komunikasi, dan praktisi industri Digital Streaming Provider, dengan uji coba pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Musik ISI Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Audio Journal Promusika berhasil diproduksi dalam satu volume (Volume 13, Nomor 1, April 2025) dan diunggah ke platform penyedia layanan streaming digital Spotify. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan produk sebesar 90%, dengan kategori “sangat layak” dan tanpa revisi mayor. Hasil ini menunjukkan bahwa Audio Journal dapat menjadi inovasi model literasi auditori yang efektif untuk meningkatkan akses terhadap ilmu pengetahuan serta meningkatkan kesadaran mahasiswa musik akan pentingnya teknologi audio dalam pengembangan keilmuan musik. Implikasi penelitian ini mengarah pada perluasan pengembangan media literasi digital dalam bentuk audio melalui integrasi website dan kolaborasi lintas bidang di pendidikan tinggi seni.
Promusika Audio Journal: An Auditory Literacy Innovation in Music Higher Education
Abstract
The development of digital culture has transformed how society accesses knowledge. The Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta, as one of the largest art universities in Indonesia, manages 23 academic journals. However, the growth in the quality and quantity of these journals has not been matched by an increase in students’ engagement with scholarly articles. Since the emergence of the Industrial Revolution 4.0, an auditory learning culture has grown significantly, as evidenced by the increasing public consumption of podcasts on digital streaming platforms relative to reading media. Low interest in reading is further exacerbated by eye fatigue due to prolonged exposure to digital screens. In arts education, particularly among music students, the preference for auditory learning presents both challenges and opportunities for enhancing academic literacy. This research aims to develop the Promusika Audio Journal, an innovation that converts academic articles into an audio format accessible via digital platforms. The study employs a Research and Development (R&D) method based on a modified Borg and Gall model consisting of six stages: preliminary study, planning, product development, product validation, field testing, and final product. Research subjects included media experts, communication experts, and practitioners from digital streaming platforms, with field testing conducted among Music Education students at ISI Yogyakarta. The results indicate that one complete volume of Audio Journal Promusika (Volume 13, Issue 1, April 2025) was successfully produced and published on Spotify. Expert validation revealed a feasibility rating of 90%, categorized as “highly feasible” with no major revisions required. These findings demonstrate that the Audio Journal can serve as an effective innovation in auditory literacy, enhancing students’ access to academic knowledge and reinforcing awareness of audio technology as a critical component of music scholarship. The study highlights implications for expanding digital literacy media in audio format through integration with institutional websites and cross-disciplinary collaboration in higher arts education.
Keywords: Audio Journal; Promusika; literacy; auditory; music
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adriaan, J. T., & Suryati, S. (2023). Pembelajaran Ear Training Berbasis Teknologi dalam Meningkatkan Musikalitas. PROMUSIKA, 11(1), 50–64. https://doi.org/10.24821/promusika.v11i1.8961
Ananda, R. R., Suradi, A., & Ratnasari, D. (2022). Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Islamika, 4(3), 224–236. doi.org/10.36088/islamika.v4i3.1868
Barliana, L. (2015a). Pengembangan Media Pembelajaran Audio Cerita Pendek yang Bermuatan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter untuk Meningkatkan Keterampilan Menyimak bagi Peserta Didik Pendidikan Menengah. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(1). https://doi.org/https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.40437
Barliana, L. (2015b). Pengembangan Media Pembelajaran Audio Cerita Pendek yang Bermuatan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter untuk Meningkatkan Keterampilan Menyimak bagi Peserta Didik Pendidikan Menengah. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(1).
Codrington, G. (2012). Mind the gap: own your past, know your generation, choose your future. Penguin Random House.
Efendi, Z., Hisyam, W. N., & Faristiana, A. R. (2023). Kurangnya minat baca buku kalangan mahasiswa. Student Scientific Creativity Journal, 1(4), 382–398.
Gall, M. D., Borg, W. R., & Gall, J. P. (1996). Educational research: An introduction. Longman Publishing.
Hadiono, K., & Santi, R. C. N. (2020). Menyongsong transformasi digital.
Have, I., & Pedersen, B. S. (2013). Sonic mediatization of the book: affordances of the audiobook. MedieKultur: Journal of Media and Communication Research, 29(54), 18-p.
Ilyas, A. A., & Kaniadewi, N. (2023). Students’ Perception on the Use of Spotify to Improve Students’ Pronunciation. Inspiring: English Education Journal, 6(2). https://doi.org/10.35905/inspiring.v6i2.6452
Kelman, K. (2020). Entrepreneurial music education: Professional learning in schools and the industry. Springer.
Lyu, X. (2024). The role and impact of music education in the cultural industry. Trends in Social Sciences and Humanities Research, 2(9), 51. https://doi.org/10.61784/tsshr3090
McHugh, S. (2014). Audio storytelling: Unlocking the power of audio to inform, empower and connect. Asia Pacific Media Educator, 24(2), 141–156.
Mediatore, K. (2003). Reading with your ears: Readers’ advisory and audio books. Reference & User Services Quarterly, 42(4), 318–323.
Meisa, R. (2023). Integrating Spotify in teaching English listening skills: Exploring the benefits and challenges. Journal of English as a Foreign Language Education, 4(2), 126–135. https://doi.org/https://doi.org/10.26418/jefle.v4i2.74900
Menteri Riset, Teknologi, dan P. T., Republik, T., & Indonesia. (2018). Salinan Permenristekdikti Nomor 9 Tahun 2018 Tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah.
Moleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya.
Netti, S. Y. M., & Irwansyah, I. (2018). Spotify: Aplikasi Music Streaming untuk Generasi Milenial. Jurnal Komunikasi, 10(1), 1–16. https://doi.org/10.24912/jk.v10i1.1102
Nuraeni, A., & Warni, S. (2023). Students’ Perception of Using Song on Spotify for Learning English. PROJECT (Professional Journal of English Education), 6(6), 1223–1230.
Pujiono, S. (2021). Literasi budaya mahasiswa di era 4.0. Lingua: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 17(2), 110–120. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/lingua.v17i2.28426
Riduwan. (2010). Dasar-dasar Statistika. Alfabeta.
Sakitri, G. (2021). Selamat Datang Gen Z, Sang Penggerak Inovasi! Forum Manajemen, 35(2), 1–10.
Sakti, R. G. (2021). Audio Journal: Alih Media Jurnal Ilmiah dalam Bentuk Audio Sebagai Alternatif Literasi dalam Pembelajaran Entrepreneurship. Metacommunication; Journal of Communication Studies, 6(1), 76–85.
Sen, T. W. (2018). Data Suara Ucapan Vokal Bahasa Indonesia. Information System Application, 1(2).
Sriwiyana, A. &. (2011a). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Remaja Rosda Karya.
Sriwiyana, A. &. (2011b). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Remaja Rosda Karya.
Sugiyono, S. (2010). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Untoroseto, D., & Triayudi, A. (2023). Analysis of Blended Learning Development in Distance Learning in Variation of Borg & Gall and Addie Models. Journal La Multiapp, 4(6). https://doi.org/10.37899/journallamultiapp.v4i6.973
Widodo, T. W., & Pangestuti, Y. S. B. (2020). Konsep Proses Pengajaran Model Jarak Jauh (Daring) Praktik Flute Masa Pandemi Covid 19. PROMUSIKA, 8(2), 101–108.
DOI: https://doi.org/10.24821/promusika.v14i1.17665
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 PROMUSIKA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
P-ISSN: 2338-039X (print) | E-ISSN: 2477-538X (online)

