Fotografi, Pariwisata, dan Media Aktualisasi Diri

Tendi Antopani

Abstract


Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial yang tidak lepas dari orang yang ada di sekitarnya. Hal tersebut mempengaruhi gaya hidup seseorang. Gaya hidup berkaitan erat dengan perkembangan masyarakat, yang didalamnya terkandung nilai-nilai seperti strata sosial, pencitraan, dan aktualisasi diri yang semua itu demi pencarian identitas baru. Seperti halnya melakukan perjalanan wisata pada saat ini merupakan kebutuhan bagi sebagian orang. Perjalanan wisata tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan kepuasan semata, tetapi menjadi sebuah keharusan dan menjadi penting karena aktivitas tersebut melibatkan banyak hal yang ingin dicapai untuk menunjukkan eksistensi diri. Dorongan seseorang untuk menunjukkan eksistensi diri yang tidak terlepas dari berkembangnya teknologi dan informasi saat ini. Sejak ditemukan teknologi fotografi, aktivitas pariwisata terkait erat dengan dokumentasi sebagai suatu sarana untuk mengenang peristiwa wisata.

 

Photography, Tourism, and Self-Actualitation Media. Humans are essentially social beings that cannot be separated from those that exist in their neighborhood. It affects a person's lifestyle. Lifestyle is bounded closely with the development of society, that it contains values such as social strata, imaging, and self-actualization are all for the sake of search of new identities. Traveling at this time is a necessity for some people. Sightseeing trips not only for the needs of satisfaction, but it becomes a necessity and is important because these activities involve a lot of things to be achieved to demonstrate the existence of self. Urge someone to show the existence of self that is inseparable from the development of technology and information today. Since the discovery of technology of photography, tourism activity is closely related to documentation as a tool for remembering traveling events.


Keywords


fotografi; pariwisata; gaya hidup; media aktualisasi diri

Full Text:

PDF

References


Ajzen, I. 1988. Attitudes, Personality, and Behavior. Milton Keynes: Open University Press.

Chaney, David. 2004. Lifestyles: Sebuah Pengantar Komprehensif. Yogyakarta: Jalasutra.

Featherstone, Mike. 2001. Posmodernisme dan Budaya Konsumen. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Markow, Paul. 1999. Advertising Photography. New York: Amherst Media Inc. Buffalo.

Mirzoeff, Nicholas (Ed.). 2005. An Introduction to Visual Culture. New York: Masschacussets Instutute of Technology.

Setiadi, N.J. 2010. Perilaku Konsumen Edisi Revisi – Perspektif Kontemporer pada Motif, Tujuan, dan Keinginan Konsumen. Jakarta: Kencana.

Soedjono, Soeprapto. 2009. “Fotografi dalam Konstelasi Budaya Visual Indonesia”. Buklet Pengukuhan Guru Besar Prof. Drs. Soeprapto Soedjono. Yogyakarta: BP ISI.

--------------. 2007. Pot-Pourri Fotografi. Jakarta: Universitas Tri Sakti.

Peursen, van CA. 1976. Strategi Kebudayaan. Yogyakarta: Kanisius.

Peiper, J. 1952. Leisure, The Basis of Culture. Trans. A. Dru. New York: Parthenon Books.

Yoeti, Oka. 1996. Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: Angkasa.

Webtografi

Antariksa. (07 Februari 2007), Budaya Materi. http://www.kunci.or.id.

Arbain Rambey. (8 Januari 2010), Memahami Fotografi Konseptual, www.Kompas.com.

www.kompas.com, (12 mei 2014). artikel fotografi.

http://health.kompas.com/read/2013/12/18/1151301/Apa.Kata.Psikolog.soal.Foto.Narsis.di.Jejaring.Sosial.

Kompas Group. (Kompas, 14 Juli 2009), Lifestyle (gaya hidup masyarakat moderen), www.kompas.com.

Well & Tigert dalam susanto, 2010 pada laman http://www.jakartaconsulting.com/art-01-11.htm




DOI: https://doi.org/10.24821/rekam.v11i1.1293

Article Metrics

Abstract view : 2065 times
PDF - 3451 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

View Rekam Stats