Fotografi Surealisme Visualisasi Estetis Citra Fantasi Imajinasi

Soeprapto Soedjono

Abstract


ABSTRAK

Sebagaimana yang terjadi pada ranah seni sastra dan seni rupa, pengaruh surealisme sebagai moda artistik penciptaan karya seni, ternyata juga memengaruhi perkembangan bentuk dan genre baru di ranah fotografi. Sebagai bagian dari upaya-upaya penciptaan karya kreatif fotografis, beberapa fotografer menggunakan berbagai aspek dalam domain fotografi untuk juga bisa menampilkan karya-karya yang bernuansa surréal dan terkesan bersifat surealistis dengan berbagai teknik-teknik penciptaan visualnya. Prinsip-prinsip surealisme yang berkaitan dengan upaya memadukan elemen visual yang nyata dan yang bersifat tidak nyata (virtual, dream-like, fantasy) dalam karya-karya fotografi merekamenghasilkan sebuah fenomena ‘keraguan’ dalam menyikapi karya fotografinya. Hal ini terjadi karena yang selama ini karya fotografi diyakini sebagai medium penghasil karya seni visual yang nyata/realis dan merupakan satu bentuk representasi realitas yang faktual telah menjadi ‘ragu’ terhadap hasil karya fotografi surrealistic yang diciptakannya.

Visualisasi bentuk-bentuk yang riil tertampilkan bertentangan dengan kelayakan konvensi logika visual alamiah realisme media fotografi yang ada. Namun, secara artistik tentunya kehadiran fotografi surealistik ini bisa dijadikan sebagai salah satu upaya alternatif penampilan visual karya seni fotografi yang ekspresif. Dalam arti bahwa ranah fotografi juga memiliki moda ungkapan ekspresif estetik yang juga memiliki kemungkinan untuk mengekplorasi aspek-aspek dunia mimpi bawah sadar, fantasi, yang bernuansa simbolisme visual dalam kancah pengembangan budaya visual yang bernilai ‘nyata - tidak nyata’.

 

Surrealism Photography: Aesthetic Visualization of the Imagination Fantasy Imagery. As appeared in the sphere of literary and fine arts, the influence of surrealism as an artistic mode for the creation of works of art, apparently it also influences the development of new forms and genres in the sphere of photography. As part of the efforts to create photographic creative works, some photographers use various aspects in the photographic domain to also be able to present works which are surreal in nature and seem surrealistic in their various visual creation techniques. The principles of surrealism are associated with the attempts to combine visual elements which are real and not real (virtual, dream-like, fantasy) in photography works produce a phenomenon of ‘doubt’ in addressing the photographic work. This happens because all this time photography is believed to be a medium that produces visual art works that are real or realistic and is a form of factual reality representation which has become ‘doubtful’ of the surrealistic photographic works that it creates. The visualization of the real forms that appear is contrary to the feasibility of the natural visual logic conventions of the realism of the existing photographic media. However, artistically, the presence of this surrealistic photography can be used as an alternative attempt for the visual appearance of expressive photographic artworks. In the sphere of photography, it makes sense that it has an aesthetic expressive mode of expression which also has a possibility to explore the aspects of the subconscious self, fantasy, having the nuance of visual symbolical in the domain of developing visual culture which could be valued as ‘real-not real’.


Keywords


surrealism photography; aesthetic visualization; imagination fantasy imagery

Full Text:

PDF

References


Benjamin, W. (1999). Illuminations. London: Pimlico–Random House.

Bowker, D. (2013). Surreal Photography, Creating the Impossible. New York &

London: Focal Press.

Clarke, G. (1997). The Photograph. Oxford, New York: Oxford University Press.

Fleming, W. (1980). Arts & Ideas. New York: Holt, Rinehart, and Winston.

Jeffrey, I. (2008). How to Read a Photograph: Lessons from Master Photographers. New

York: Harry N. Abrams, Inc.

Kress, Gunther & Theo van Leeuwen. (1996). Reading Images: The Grammar of Visual

Design, London: Routledge.

Marx, Kathryn. (1994). Right Brain Left Brain Photography: The Art and Technique of

Modern Masters, New York: Amphoto, Watson-Guptil Publications.

Maynard, Patrick. (1997). Thinking through Photography: The Engine of Visualization,

Ithaca & London: Cornell University Press.

Preble, D. & S. (1989). Artsforms. New York: Harper & Row, Publisher.

Singer, I. (1998). Reality Transformed, Film as Meaning and Technique. Cambridge,

Massachusetts: The MIT Press.

Soedarso Sp. (2000). Sejarah Perkembangan Seni Rupa Modern. Yogyakarta: BP ISI

Yogyakarta.

____________. (2006). Trilogi Seni: Penciptaan, Eksistensi dan Kegunaan Seni, Yogyakarta: BP. ISI Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.24821/rekam.v15i1.3341

Article Metrics

Abstract view : 547 times
PDF - 483 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

View Rekam Stats