Perancangan Web Series Film Dokumenter sebagai Media Revitalisasi Kopi Jawa di Ngawonggo, Kaliangkrik, Magelang, Jawa Tengah

Widhi Nugroho, I Putu Suhada, Latief Rakhman Hakim, Pius Rino Pungkiawan

Abstract


ABSTRAK
Revitalisasi adalah proses, cara, perbuatan menghidupkan atau menggiatkan kembali. Dalam konteks ini, revitalisasi pertanian mengandung arti sebagai kesadaran untuk menempatkan kembali arti penting sektor pertanian secara proporsional dan kontekstual, dalam arti menyegarkan kembali vitalitas, memberdayakan kemampuan dan meningkatkan kinerja pertanian dalam pembangunan dengan tanpa mengabaikan sektor lainnya. Pemerintah mewujudkan hal ini dengan mendorong sektor pertanian kopi sebagai salah satu penguat daya saing Indonesia di pasar internasional. Berbicara kopi di Indonesia tidak akan pernah bisa lepas dari sejarah kopi di Jawa. Kopi Jawa (java coffee) yang kemudian sering disebut ini merupakan salah satu cikal bakal dikenalnya Indonesia sebagai salah satu negara terbesar penghasil kopi di dunia. Berdasar uraian tersebut, web series dipilih sebagai media ungkap dalam upaya peran serta memajukan para petani kopi menuju kemandirian serta kedaulatan ekonomi menuju desa berdaya melalui potensi masyarakat desa. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam perancangan web series ini. Hal ini dilakukan guna mendapatkan data-data penting secara substantif dalam penyusunan unsur naratif (cerita) berkenaan dengan Kopi Kaliangkrik di Desa Ngawonggo, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Propinsi Jawa Tengah. Perancangan web series ini bertujuan mewujudkan film dokumenter sebagai salah satu media revitalisasi kopi, terutama kopi jawa. Hasil yang dicapai dalam perancangan web series ini adalah peran serta media sebagai salah satu sarana dalam upaya peningkatan nilai tambah (creating value add) produk pertanian kopi di Indonesia.   

 

Revitalization is the process, method, act of reviving or activating it. In this context, agricultural revitalization implies awareness to place proportional and contextual importance in the agricultural sector, in the sense of refreshing vitality, empowering capabilities and improving agricultural performance in development without ignoring other sectors. The government makes this happen by encouraging the coffee agriculture sector as one of the strengthens of Indonesia's competitiveness in the international market. Talking about coffee in Indonesia can never be separated from the history of coffee in Java. Java coffee (java coffee) which is then often referred to is one of the forerunners of the recognition of Indonesia as one of the largest coffee producing countries in the world. Based on this description, the web series was chosen as a media to express in an effort to participate in advancing coffee farmers towards independence and economic sovereignty towards empowered villages through the potential of rural communities. Qualitative descriptive methods are used in designing this web series. This was done in order to obtain important data substantively in the compilation of narrative elements (stories) regarding Kaliangkrik Coffee in Ngawonggo Village, Kaliangkrik District, Magelang Regency, Central Java Province. The web series design aims to realize documentary films as one of the coffee revitalization media, especially Java coffee. The results achieved in the design of this web series are the role of the media as one of the means in an effort to increase the added value (creating value add) of coffee agricultural products in Indonesia.


Keywords


revitalization; coffee; film; documentaryp; web series

Full Text:

PDF

References


Dan, W. (2012). Web TV Series: How To Make and Market Them..(Creative Essentials). London.

Fred Wibowo. (1997). Dasar-Dasar Produksi Program Televisi. Jakarta: Grasindo.

Indarto Prawoto. (2013). The Road to Java Coffee. Jakarta: Penerbit Specialty Coffee Asociation of Indonesia.

Rabiger, M. (1992). Directing The Documentary. Boston: Focal Press.

Rosenthal, A. (1990). Writing, Directing, Producing Documentary Films and Videos (Revised Editions. Boston: Southern Ilinois University Press.

Soedarsono, R. . (1999). Metodologi Penelitian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa. Bandung: Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.

Subroto, D. S. (1994). Produksi Acara Televisi. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Ukers, W. (1922). All About Coffee. New York: New York The Tea and Coffee Trade Journal Co.

Wurtzel, A., & Acker R, S. (1983). Television Production (Third Edition) (Third). Michigan: McGraw-Hill.

Laurensia Irma Saraswati, Prototipe Web Series Untung si Bejo, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia, 2014.

Lilik Kustanto, Rr. Ariprasetyowati, Ozhara Aisyia, Konstruksi Keistimewaan Yogyakarta dalam Narasi Film-film Kompetisi Produksi Dinas Kebudayaan Yogyakarta 2016-2017, Jurnal Rekam Vo. 15 No.1 April 2019 (hal. 49-59)

Renta Vulkanita Hasan, G.R Lono Lastoro Simatupang, Kurniawan Adi Saputro, Problem dan Alaternatif Sudut Pandang Terhadap Klaim Filmis Kebenaran Film Dokumenter, Jurnal Rekam Vo. 14 No.2 Oktober 2018 (hal. 77-86)

https://www.youtube.com/channel/UCa-qfc1ByQfpiq7fqfoDg9w, diakses pada hari Senin 8 April 2019 pukul 19.00 WIB.

https://www.youtube.com/watch?v=rmezPTh-5wI1, diakses pada hari Senin 1 April 2019 pukul 19.00 WIB.

https://www.youtube.com/watch?v=zTtpFmgBmTI, diakses pada hari Senin, 1 April 2019 pukul 19.10 WIB.

google image, diakses pada hari Selasa, 4 Juli 2017 pukul 05.50 WIB.

Film Dokumenter Dhaup Ageng Kraton Yogyakarta, Jiwa Creation, 2011.

Web Series Borobudur, Fourcolors Films, 2018.

Surip Mawardi, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, 26 Juli 2015, pukul 09.00 WIB di Kota Jember (wawancara dilakukan dalam rangka pembuatan karya dokumenter Road Trip A Cup of Java-Bloomberg TV 2015).

Rinto, Petani Kopi Kelompok Mekar Lestari, 31 Maret 2019 di Dusun Pengkol, Desa Ngawonggo, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pukul 10.30 WIB.

Chaesary Husna Rekinagara, Komunitas Kopi Magelang (KKM), 26 Mei 2019 di Kedai Coffeetography, pukul 21.00 WIB.

Dewan, Komunitas Kopi Magelang (KKM), 22 September 2019 di Serangkai Kopi, pukul 20.00 WIB.




DOI: https://doi.org/10.24821/rekam.v15i2.3577

Article Metrics

Abstract view : 321 times
PDF - 317 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

View Rekam Stats