Konstruksi Women Empowerment pada Film "Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak"

Siela Salma Salsabila, Dyah Ayu Wiwid Sintowoko, Iqbal Prabawa Wiguna

Abstract


Women empowerment merupakan salah satu bentuk gerakan perlawanan perempuan dalam gender. Bentuk perlawanan tersebut adalah mengenai stigma perempuan yang masih dianggap lemah, bahkan di era ini. Salah satu bentuk perlawanan perempuan terhadap gender tampak terlihat dalam film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak. Berdasar pada latar belakang tersebut, penelitian ini bermaksud untuk menganalisis konstruksi women empowerment dalam film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan melihat konteks-konteks yang tersembunyi dari adegan film. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis dengan pendekatan literature film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek mise-en-scene dapat mengkonstruksi women empowerment dengan didukung oleh dimensi penokohan. Visualisasi male gaze jugamasih terlihat dan menghasilkan karakter perempuan, Marlina, dengan adegan sadistic side. Dramatisasi adegan juga terlihat dari aspek sinematik film

Keywords


Women Empowerment, Film, Mise en Scene, Konstruksi.

Full Text:

PDF

References


Alya, P. &. (2022). Male Gaze the Role of Women in the Wedding Agreement Film: Case Study of Feminism Paradigm. The International Journal of Humanities & Social Studies, 10(7).

Andika. (2018). Reinterpretasi Ayat Gender Dalam Memahami Relasi Laki-Laki Dan Perempuan (Sebuah Kajian Kontekstual Dalam Penafsiran). Musãwa Jurnal Studi Gender Dan Islam, 17(2), 137-152.

Annissa, L. W., & Adiprasetio, J . (2022). Ketimpangan representasi hantu perempuan pada film horor Indonesia periode 1970-2019. ProTVF, 6(1), 21-42.

Basit, L., Kholil, S., & Sazali. H. (2022). Perspektif Media Massa Terhadap Politisi Perempuan Dalam Tiap Rezim Negara dalam Perspektif Pendidikan Islam. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(01).

Bielby, D.D., & Bielby, W.T., (1996). Women and men in film: Gender inequality among writers in a culture industry. Gender & Society, 10(3), 248-270.

Brenner, S. (2018). Islam and gender politics in late New Order Indonesia. In Spirited Politics : (pp. 93-118). Cornell University Press.

Giswandhani, M. (2022). Yuni: Stereotype Representation Of Women. Journal of Busiess, Social and Technology (Bustechno), 3(1), 1-8.

Hasan, H. (2021). The Depiction Of Rape Scenes In Popular Hindi Cinema: A Critical Examination Of Representation Of Gender In Media. Journal of Women Empowerment and Studies (JWES) , ISSN: 2799-1253, 1(02), 42-46.

Ibrahim. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif. Alfabeta.

Mulyadi, R.M. & Sunarti, L. (2019). Film induced tourism dan destinasi wisata di Indonesia. Metahumaniora, 9(3), 340-356.

Nurbayati, N., Nurjuman, H., & Mustika, S., (2019). Konstruksi Media Tentang Aspek Kemanusiaan Pada Poligami (Analisi Isi Terhadap Film Surga Yang Tak DiRindukan). JRK (Jurnal Riset Komunikasi), 8(2).

Putrianti, E., & Alya, W. C. (2022). Male Gaze the Role of Women in the Wedding Agreement Film: Case Study of Feminism Paradigm. The International Journal of Humanities & Social Studies, 10(7).

Ramonita, L., Setiawan, J. H., Sukandar, R., & Aruman, E. (2023). Pemberdayaan Perempuan dalam Pertunjukan Wayang Kulit: Upaya Penyetaraan Gender oleh Dalang Perempuan. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 21(01), 45-58.

Sintowoko. (2022). Mood Cues dalam Film Kartini: Hubungan antara Pergerakan Kamera dan Emosi. Rekam: Jurnal Fotografi, Televisi, Animasi, 18(1), 1-16.

Sintowoko, D.A.W. (2022). Mood Cues dalam Film Kartini: Hubungan antara Pergerakan Kamera dan Emosi. Rekam: Jurnal Fotografi, Televisi, Animasi, 18(1), 1-16.

Sintowoko, D. A. W., & Sari, S. A. (2022). COSTUME AND FEMINISM: CHARACTER IN FILM KARTINI. Capture: Jurnal Seni Media Rekam, 13(2), 148-157.

Sintowoko, D.A.W. (2021). Hibridisasi budaya: studi kasus dua drama korea tahun 2018-2020. ProTVF, 5(2), 270-290.

Sugihartono, R.A., & Sintowoko, D.A.W. (2014). Kostum Dalam Membangun Karakter Tokoh Pada Film Soekarno. Capture: Jurnal Seni Media Rekam, 6(1).

Sintowoko, D. A. W., Lee, Y., & Lee, H. E. (2020). Cross-Cultural Difference between Female Young Adults in Korea and Indonesia in Perceiving Hijabis in the Media. International Journal of Internet, Broadcasting and Communication, 12(3), 177-188.

Yunairi. (2020). Konsep Feminisme Gayatri Chakrasvorty Spivak dan Upaya Membangun Keluarga Unggul (Kajian Feminisme Modern). Sanjiwani: Jurnal Filsafat, 11(1), 103-113.




DOI: https://doi.org/10.24821/rekam.v19i2.9329

Article Metrics

Abstract view : 205 times
PDF - 169 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

View Rekam Stats