Pemaknaan Konsep Suara Cross Over Diegetic Dan Lack Of Fidelity Berdasarkan Teori Semiotika John Fiske Pada Film Apocalypse Now (1979)

Ulfa Huwaida Nursyifa, Arif Sulistiyono, Raden Roro Ari Prasetyowati

Abstract


ABSTRAK

 

 

Keunggulan tata suara Film Apocalypse Now ada pada kemajuan teknologi 5.1 (stereo surround) pertama kali, kemegahan suara dari suara sintetis, konsep suara yang variatif. Dengan demikian, mendukung jalannya penelitian khususnya pada konsep suara cross over diegetic dan lack of fidelity. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang menjabarkan analisis ke dalam data berupa gambar, tabel, dan kata-kata. Selanjutnya mengobservasi data pada film, menganalisis unsur suara yang membangun konsep tersebut dengan memerhatikan ruang diegetic dan non diegetic, kemudian identifikasi makna berdasarkan teori semiotika John Fiske. Hasil kajian ditemukan turunan  konsep baru dari konsep cross over diegetic yakni suara yang berangkap peran. Pemaknaan konsep suara cross over diegetic dan lack of fidelity memaknai subjektivitas karakter dari level representasi, pada level ideologi konsep ini cenderung menguak sisi Amerika, meliputi karakter, kemiliteran, kelas sosial.

 

 

Kata Kunci : Film "Apocalypse Now", Cross Over Diegetic, Lack of Fidelity, Semiotika John Fiske


Keywords


Film "Apocalypse Now"; Cross Over Diegetic; Lack of Fidelity; Semiotika John Fiske

Full Text:

PDF

References


Bobker, Lee R. 1979. Elements of Film. New York: Harcourt Brace Jovanivich, Inc.

Bordwell, David & Kristin Thompson. 2008. Film Art: An Introduction. New York: McGraw-Hill Companies.

Brownrigg, Mark. 2003. Film Music and Film Genre. Thesis. Stirling: University of Stirling.

Chion, Michel. 1994. Audio-Vision: Sound on Screen. New York: Columbia University Press.

Eriyanto. 2013. Analisis Naratif: Dasar-dasar dan Penerapannya dalam Analisis Teks Berita Media. Jakarta: Kencana.

Fiske, John. 2010. Cultural and communication studies: sebuah pengantar paling komprehensif. Yogyakarta: Jala Sutra.

Gorbman, Claudia. 1976. ‘Teaching the Soundtrack’: Quarterly Review of Film Studies (November 1976): 446-452.

Hahn, Danny. 2016. Primeval cinema : an audiovisual philosophy. London: United Kingdom Zarathustra Books.

Holman, Tomlinson. 2010. Sound for Film and Television: Third Edition. Oxford: Focal Press.

Moleong, Lexy J. 2013. Metode Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mott, Robert L. 1990. Sound Effects: Radio, TV and Film. Michigan: Focal Press.

Piliang, Yasraf A. 2003. Hipersemiotika; Tafsir Cultural Studies Atas Matinya Makna. Yogyakarta: Jalasutra.

Pratista, Himawan. 2008. Memahami Film Edisi 1. Yogyakarta: Homerian Pustaka.

__________. 2017. Memahami Film Edisi 2. Yogyakarta: Montase Press.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Vera, N. 2014. Semiotika dalam Riset Komunikasi. Bogor: Ghalia Indonesia.

Weiss, Elizabeth. 1985. Film Sound: Theory and Practice. New York: Columbia University Press.




DOI: https://doi.org/10.24821/sense.v4i2.6795

Article Metrics

Abstract view : 112 times
PDF - 70 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Ulfa Huwaida Nursyifa, Arif Sulistiyono, Raden Roro Ari Prasetyowati Roro Ari Prasetyowati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.