Kelompok Pita Maha: Gerak Menuju Seni Lukis Modern Bali

Zuliati Zuliati

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan memahami perubahan yang terjadi dalam seni lukis Bali sejak adanya Kelompok Pita Maha. Konsep mengenai seni lukis modern di Indonesia mempunyai perbedaan sejarah, baik dalam bentuk maupun isi, dengan wacana seni lukis modern di Barat yang monolinier-universalis-rasionalis. Wacana seni lukis modern yang menggejala di Indonesia (termasuk Bali) hadir melalui intervensi asing (penjajahan). Wacana seni lukis modern secara bersamaan telah meminggirkan seni-seni lain yang tidak memenuhi kriteria-kriteria “modern”. Seni di luar kriteria modern kemudian disebut sebagai seni tradisi yang mempersempit dan mengecilkan keberadaannya. Sejarah perkembangan seni lukis di Bali menarik untuk dikaji karena terdapat pola yang khas karena warisan-warisan seni pada masa lalu masih terus hadir dalam seni lumkis masa kini. Tulisan ini tidak akan mempertentangkan antara seni lukis tradisi dengan seni lukis modern. Tulisan ini membahas pengaruh Kelompok Pita Maha terhadap modernisasi dalam seni lukis Bali. Data dikaji secara secara deskriptif-analitis dengan pendekatan sosio-historis mengenai perubahan-perubahan yang terjadi dalam seni lukis Bali dari tatanan seni lukis prakolonial menjadi tatanan seni lukis Bali masa kini.

 

Pita Maha Group: The Motion Towards the Balinese Modern Paintings. The concept of modern painting in Indonesia has different histories, both in the form and content, with the discourse of modern painting in the West which is monolinier-universal-rationale. The discourse of modern painting implicated in Indonesia (including Bali) presents through colonization. Modern art at the same time has marginalized other arts that do not fullfill modern criteria. Art, outside the criteria of modern art is called as an traditional art that narrowed and lowered its existence. It is interesting to make a research about the development of painting history in Bali because there is a unique pattern showing the artistic legacy of the past which still presents in nowadays art. This paper will not focus on polarizing between traditional and modern painting. It is interesting to discuss it more descriptive-analytically with the social-historis approach on how the changes happened in Balinese painting of pre-colonial art to modern Balinese paintings of which the other one is the presence of the Pita Maha.


Keywords


Pita Maha, seni lukis tradisional, seni lukis modern, Bali, , traditional painting, modern painting

Full Text:

PDF

References


Burhan, M.A., 2003. “Seni Rupa Modern Indonesia: Tinjauan Sosiohistoris.” In A. Wicaksono, ed. Politik dan Gender: Aspek-Aspek Seni Visual Indonesia. Yogyakarta: Yayasan Seni Cemeti.

Couteau, J., 1999. Museum Puri Lukisan, Bali: Yayasan Ratna Wartha.

Couteau, J., 2003. “Wacana Seni Rupa Bali Modern.” In A. Wicaksono, ed. Aspek-aspek Seni Visual Indonesia: Paradigma dan Pasar. Yogyakarta: Yayasan Seni Cemeti.

Dermawan T., A., 2006. Bali Bravo, Jakarta: Panitia Bali Bangkit.

Holt, C., 2000. Melacak Jejak Perkembangan Seni di Indonesia R. M. Soedharsono, ed., Bandung: MSPI.

Picard, M., 2000. “Pita Maha.” In H. Soemantri, ed. Indonesian Heritage: Visual Art. Singapore: Archipelago Press.

Sairin, S., 2002. Perubahan Sosial Masyarakat Indonesia Perspektif Antropologi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sucitra, I.G.A., 2015. “Transformasi Sinkretisma Indonesia dan Karya Seni Islam”. Journal of Urban Society’s Arts, Volume 2 (No. 2-Oktober), pp.89–103.

Vickers, A., 2000. “Innovation in Tradition.” In H. Soemantri, ed. Indonesian Heritage: Visual Art. Singapore: Archipelago Press.

Yuliman, S., 2001. “Dinamika Bali di Batuan.” In A. Hasan, ed. Dua Seni Rupa. Jakarta: Yayasan Utan Kayu.




DOI: https://doi.org/10.24821/jousa.v3i1.1479

Article Metrics

Abstract view : 255 times
PDF - 664 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a 
Creative Commons Attribution 4.0 International LicenseISSN 2355-2131 (print) | ISSN 2355-214X (online).