Upaya Pelestarian Adat Semende di Desa Ulu Danau, Provinsi Sumatera Selatan

Hatta Setiawan, Cecep Darmawan

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan oleh masyarakat dan aparat desa dalam mempertahankan nilai-nilai luhur yang terdapat dalam aturan adat Semende yang ada di lingkungannya. Metode etnografi dengan pendekatan kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis melalui reduksi data, penyajian, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Ulu Danau memberikan kelonggaran dalam pelaksanaan adat, dan aparat desa telah mulai berupaya untuk mempertahankan aturan adat dengan memaksimalkan peran para pemuka adat, tokoh masyarakat, dan

warga.

 

The Efforts to Conserve Semende Customs in Ulu Danau Village, South Sumatera Province. This study aims to determine the efforts undertaken by the community and village officials in defending the noble values contained in the existing customs rules of Semende in the area. The ethnographic method with a qualitative approach is used to collect data through observation, interviews, and documentation, which are analyzed through data reduction, presentation, and finally can be drawn for conclusion. The results show that the villagers of Ulu Danau provide the concession for the implementation of custom, and the village officials have begun the efforts to maintain their custom rules to maximize the roles of traditional leaders, community leaders, and citizens.


Keywords


pelestarian, adat Semende, Desa Ulu Danau, masyarakat, preservation, Semende custom, Ulu Danau Village, community

Full Text:

PDF

References


Budimansyah, D., 2010. Penguatan PendidikanKewarganegaraan Untuk Membangun KarakterBangsa. Bandung: Widya Aksara Press.

Dewantara, K.H., 2013. Pemikiran, Konsepsi,Keteladanan, Sikap Merdeka (Kebudayaan II).Yogyakarta: UST Press.

Guspitawaty, E., 2002. “Penyimpangan SistemPewarisan yang Terjadi pada MasyarakatHukum Adat Semendo Pulau BeringinKabupaten Ogan Komering Ulu ProvinsiSumatera Selatan.” [Tesis], UniversitasDipenogoro.

Hadikusuma, H., 2003. Pengantar Ilmu HukumAdat Indonesia. Bandar Lampung: MandarMaju.

Kuntjara, E., 2006. Penelitian Kebudayaan. SebuahPanduan Praktis. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Melati, K R. 2014. “Pendidikan sebagai Perekrutdalam Komunitas Terbayang: Analisis Wacanadalam Film Denias Senandung di Atas Awan”. Journal of Urban Society’s Arts , 1(2)2014, pp.91-98.

Molan, B., 2015. Multikulturalisme CerdasMembangun Hidup Bersama yang Stabil danDinamis. Jakarta: PT Indeks.

Nucci & Narvaez, 2015. Handbook PendidikanMoral dan Karakter (Handbook of Moral andCharacter Education). Bandung: Nusa Media.

Prasetya, Hanggar Budi. 2002. “Sebuah KomunitasBaru”.[Tesis] Prodi Antropologi UniversitasIndonesia.

Seragih, D., 1996. Pengantar Hukum AdatIndonesia. Bandung: Tarsito.

Setiady, T., 2009. Intisari Hukum Adat Indonesia(Dalam Kajian Kepustakaan), Bandung:Alfabeta.

Setiawan, H., 2013. “Realisasi Fungsi Jenang Juraiyang Merantau Menurut Adat Semendo diLingkungan Desa Uludanau Provinsi SumateraSelatan.” Universitas Negeri Yogyakarta.

Spradley, J.P., 2007. Metode Etnografi. Yogyakarta:Tiara Wacana.




DOI: http://dx.doi.org/10.24821/jousa.v3i2.1480

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a 
Creative Commons Attribution 4.0 International LicenseISSN 2355-2131 (print) | ISSN 2355-214X (online).