Ikonografi Arsitektur dan Interior Masjid Kristal Khadija Yogyakarta

Rony Rony

Abstract


Masjid Kristal Khadija (MKK) adalah sebuah masjid yang berada di kompleksYayasan Budi Mulia Dua di Yogyakarta. Masjid ini memiliki keunikan pada arsitekturdan desain interiornya. MKK sebagai karya seni akan dikaji dengan metodeikonografi. Metode ini adalah suatu studi untuk mengungkapkan makna dari suatukarya seni dengan tahapan-tahapan, yakni deskripsi praikonografi, analisis ikonografi,dan interpretasi ikonologi. Ketiga proses tahap kajian tersebut bersifat prerequisiteatau prasyarat dari tahapan satu ke tahapan selanjutnya. Hasil penelitian padatahap deskripsi praikonografi bahwa wujud arsitektur dan interior MKK memilikiciri-ciri masjid bergaya Persia, tetapi masjid ini bukan termasuk tipe hipostyle karenabangunan masjid yang berdiri sendiri dan tidak dilengkapi riwaqs. Analisis ikonografimenghasilkan makna yang ditunjukkan oleh tema feminin dengan konsep materialkaca cermin yang diasosiasikan aktivitas kaum wanita, yakni bersolek. Interpretasiikonologi dihasilkan makna secara simbolis bahwa MKK merepresentasikanide dan gagasan tokoh dibaliknya. Penafsiran makna ini dapat menambah muatanfilosofi MKK sebagai ikon kebanggaan Yayasan Budi Mulia Dua.

 

The Iconographic on the Architecture and Interior of Masjid Kristal KhadijaYogyakarta. The Masjid Kristal Khadija is a mosque located in a high school complexunder the auspices of the Budi Mulia Dua in Yogyakarta. This mosque is unique in itsarchitecture and interior design. The mosque as a work of art is analyzed by the methodof iconography. This method is a study to reveal the meaning of a work of art with thestages namely; pre-iconographical description, iconographical analysis, and iconologicalinterpretation. There is a prerequisite relationship among those stages, meaning thatthe first stage has to be conducted before the second and the second has to be completedbefore the last one. The result of the pre-iconographical description stage shows thatthe architecture and interior of Kristal Khadija is characterized by the Persian stylemosque, yet it is not a hypostyle mosque as it is a stand-alone mosque without riwaqs.The iconographical analysis of the mosque indicates that it was built under the femininetheme shown by the use of mirror glass as its material concept that is associated withwomen’s activity, i.e. dressing up. The iconological interpretation generates a symbolicmeaning that Masjid Kristal Khadija represents the ideas of the figures behind it. Theinterpretation of its meaning may add philosophical values to this mosque as an icon ofBudi Mulia Dua Foundation pride.


Keywords


architecture, interior of mosque, Masjid Kristal Khadija, iconographic study

Full Text:

PDF

References


Ansary, Tamim. 2009. Destiny Disrupted: A History of the World through Islamic Eyes atau Dari Puncak Bagdad: Sejarah Dunia Versi Islam. terjemahan. Yuliani Liputo.2012. Jakarta: Zaman.

Ash-Shabuny, Muhammad Ali. 2002. Cahaya Al-Qur’an; Tafsir Tematik Surat An-Nuur s/d Fathir. Penerjemah Munirul Abidin, M.A. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.

Ching, Francis D.K. 1996. Ilustrasi Desain Interior. Terjemahan Paul Hanoto Adji. 1996. Jakarta: Erlangga.

Fanani, Ahmad. 2009. Arsitektur Mesjid. Yogyakarta: Bentang Pustaka.

Humm, Maggie. 2002. Dictionary of Feminist Theories, atau Ensiklopedia Feminisme. Terjemahan Rahayu, Mundi. Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru.

Moleong, Lexy J. 2013. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Cetakan ke-32. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Panofsky, Erwin. 1955. Meaning of the Visual Arts. New York: Doubleday Anchor Books. Pile, John F. 1988. Interior Design. New York: Prentice Hall

Siregar, Laksmi Gondokusumo. 2006. Makna Arsitektur Suatu Refleksi Filosofis. Jakarta: UI Press.

Situmorang, Oloan. 1993. Seni Rupa Islam: Pertumbuhan dan Perkembangannya. Bandung: Angkasa.

Sopandi, Setiadi. 2013. Sejarah Arasitektur : Sebuah Pengantar. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Sumalyo, Yulianto. 2000. Arsitektur Mesjid dan Monumen Sejarah Muslim. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Wiryoprawiro, M. Zein. 1986. Perkembangan Arsitektur Masjid di Jawa Timur. Surabaya: PT Bina Ilmu.

ZTF, Pradana Boy. 2005. Islam Dialektis. Malang: UMM Press Pustaka Laman

Elisa, Irukawa. 23 September 2009. Masjid Khadija : Budi Mulia 2 Mememiliki Masjid Kristal

(Online). http://snowlife-elisa.blogspot.com/2013/09/masjid-khadija-budi-mulia-

-memiliki_1393.html (Akses. 3 Feb. 2014).

Elisa, Irukawa (Admin BMD). 6 Mei 2013. Masjid Khadija atau Masjid Kristal Kebanggaan Budi Mulia Dua Akhirnya Diresmikan.

(Online) http://budimuliadua.com/jogja/index.php?option=com_content&view=a

rticle&id=163:masjid-budi-mulia-kristalpanjen-khadjia&catid=22:budimuliaduaterbaru&

Itemid=78. (Akses. 3 Feb. 2014).

http://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_At-Tin

(Akses, Juni 2014)

Zuraya, Nadia. (26 Sept. 2012) Peradaban Islam di Era Safawi. (Online) http://www.republika.

co.id/berita/dunia-islam/khazanah/12/09/26/mayh2t-peradaban-islam-di-era-safawi (Akses.

Maret 2014)

Informan

Abu Pasya (44 th.). Arsitek (Supervisor Arsitek), wawancara tanggal 10 Mei 2014, di lokasi

proyek Rumah Dinas Budi Mulia Dua Panjen, Yogyakarta.

Ir. H. Ahmad Fanani (__th.). Arsitek, wawancara tanggal 20 Mei 2014, di rumah tinggal Jl. H.

Ilyas, Petukangan Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jakarta.

H. Nanang Tresnadi (42 th.). Pelaksana Lapangan (Site Manager Proyek Masjid Kristal Khadija/

perwakilan dari Pengelola Yayasan), wawancara tanggal 6 Mei 2014, di lokasi proyek SMK

Budi Mudlia Dua Panjen, Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.24821/jousa.v1i2.793

Article Metrics

Abstract view : 730 times
PDF - 759 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a 
Creative Commons Attribution 4.0 International LicenseISSN 2355-2131 (print) | ISSN 2355-214X (online).