SOSIOLOGI DRAMA JALAN MENYEMPIT KARYA JONI FAISAL

Ita Lufiana

Abstract


Abstrak: Naskah drama Jalan Menyempit merupakan naskah karya Joni Faisal yang mencoba mengritik kondisi sosial dan politik yang terjaadi di wilayah Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk: pertama, mengetahui struktur drama dari Jalan Menyempit; kedua, untuk mengetahui kondisi sosial historis konkret dari drama Jalan Menyempit. Penelitian ini menggunakan teori sosiologis drama. Prinsip dasar sosiologi drama adalah kenyataan bahwa penciptaan drama Jalan Menyempit dipengaruhi oleh kondisi sosial historis tempat karya itu diciptakan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa naskah drama Jalan Menyempit memunculkan peristiwa dengan tema sosial, nilai-nilai material akan mempengaruhi kondisi kehidupan masyarakat. Penulis juga ingin mengkritik kondisi sosial-politik yang terjadi di Jakarta, yang digambarkan dalam dialog dialog tokoh.

 

Kata kunci: naskah drama, sosiologi drama, sosiohistoris

 

Abstract: Jalan Menyempit is a manuscript written by Joni Faisal who tries to criticize the social and political conditions that occur in the Jakarta area. This study aims to: first, find out the drama structure of Jalan Menyempit; second, to find out the concrete historical social conditions of the drama Jalan Menyempit. This research uses the sociological theory of drama. The basic principle of drama sociology is the fact that the creation of the Jalan Menyempit drama influenced by the historical social conditions in which the work was created. Based on the research results, it can be concluded that the drama Jalan Menyempit raises events with social themes, material values will affect the living conditions of the community. The author also wants to criticize the socio-political conditions that occur in Jakarta, which are portrayed in the dialogue dialogue of figures.

 

Keyword: drama script, drama sociology, social-historical


Full Text:

PDF

References


Damono, S.J. (2002). Sosiologi Sastra Sebuah Pengntar Ringkas. Jakarta: Dependikbud.

Farid, H. (2017). 10 Lakon Indonesia 2017 Pemenang Lomba Penulisan Naskah Lakon Teater 2017. Jakarta: Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Harymawan. (1986). Dramaturgi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Hasanuddin, WS. (2015). Drama Karya Dalam Dua Dimensi. Bandung: Angkasa.

Oemarjati, B. (1971). Bentuk Lakon Dalam Sastra Indonesia, Jakarta: Gunung Agung.

Sahid, N. (2004). Semiotika Teater, Yogyakarta: Lembaga Penelitian Institut Seni Indonesia.

Sahid, N. (2008). Sosiologi Teater, Yogyakarta: Prastista.

Sahid, N. (2012). Panggung, Bandung: Sekolah Tinggi Seni Indonesia.

Sayuti, S, A. (2000). Perkenalan dengan Prosa Fiksi, Yogyakarta : Gama Media.

Sumardjo, J & Saini K.M. (1986). Apresiasi Kesusastraan. Jakarta: PT Gramedia.

Sumardjo, J & Saini K.M. (1992). Perkembangan Teater Modern dan Sastra Drama Indonesia. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.

Yudiaryani. (2015). WS Rendra Dan Teater Mini Kata.Yogyakarta: Galang Pustaka.




DOI: https://doi.org/10.24821/tnl.v16i2.3279

Article Metrics

Abstract view : 199 times
PDF - 736 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Flag Counter

View My Stats

 

 

ISSN: 1411-6464 (Print)

ISSN: 2685-8274 (Online)