Kreasi Bentuk Bulu Merak sebagai Motif dalam Fashion (Peacock Feather Shape Creations as a Motive in Fashion)

Delfita Yeni

Abstract


Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kreatifitas dalam
berkarya seni yang terinspirasi dari bentuk bulu burung merak,
bentuk dari bulu merak dibuat dengan teknik sulaman, batik dan
payet. Metode yang digunakan dalam proses pembuatan karya
melalui tiga tahapan penciptaan seni kriya. Pertama adalah tahap
eksplorasi yang meliputi aktifitas penjelajahan menggali sumber ide
dengan langkah identifikasi dan perumusan masalah; penelusuran,
penggalian, pengumpulan data, referensi, dan analisis data yang
menjadi dasar perancangandan tahap perwujudan karya. Kedua,
tahap perancangan berdasarkan hasil analisis data dalam bentuk
sketsa alternatif dan sketsa terpilih. Hasil karya yaitu baju dan
selendang yang berfungsi untuk fashion peragaan dan dapat
digunakan untuk acara tertentu. Teknik yang digunakan dalam
pembuatan karya yaitu dengan menggabungkan teknik sulam rantai,
sulam batang, sulam balik, sulam pipih, sulam daun paku, sulam
duri, dan sulam rantai bulu untuk bagian sulam, sedangkan pada
keseluruhan karya ini menggabungkan sulaman pada kain yang telah
di batik lalu di payet.


Abstract
This study aims to develop creativity in the work of art that is inspired by
peacock feathers, the shape of peacock feathers made with embroidered
techniques, batik and sequins. The method used in the process of making
works through three stages of craft art creation. The first is an exploratory
stage that includes exploration activities exploring the source of ideas with
the step of identification and problem formulation; searching, extracting,
data collection, reference, and data analysis on which to base the design
and stage of the work embodiment. Second, the design phase based on the
results of data analysis in the form of alternative sketches and sketches
selected. The work of shirt and shawl that serves for fashion show and can
be used for certain events. The technique used in making the work is by
combining the technique of embroidery chain, embroidered stems,
embroidered, flat embroidered, embroidered nail leaf, embroidery thorns, and embroidery chains for the embroidery section, while in the whole work combine embroidery on cloth that has been in batik then in sequins.

 


Keywords


bulu merak, fashion; Peacock Fur, Fashion

Full Text:

PDF

References


Firdaus, I. 2010. Inspirasi-inspirasi Menakjubkan Ragam Kreasi Busana. Yogyakarta: DIVA Press.

Gustami, S.P. 1991. Dampak Moderenisasi Terhadap Seni Kriya di Indonesia. Yogyakarta: ISI Yogyakarta.

Gustami, S.P. 2007. Butir-butir Mutiara Estetika Timur. Ide Dasar Penciptaan Seni Kriya Indonesia. Yogyakarta: Prasista.

Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi ketiga. 2002. Jakarta, Balai Pustaka.

Kartika, Dharsono Sony. 2007. Kritik Seni. Bandung: Rekayasa Sains.

Marianto, Dwi. M. 2017. ART & LIFE FORCE in a Quantum Perspective. Yogyakarta: Scritto Books Publisher.

Pangabean, R & Wardhani, KW. 2005. TEKSTIL. Jakarta: Lembaga Pendidikan Seni Nusantara.

Sanyoto, Sadjiman Ebdi. 2009. NIRMANA. Elemen-elemen Seni dan Desain. Yogyakarta: Jalasutra.

Suharsono, Hery. 2006. Desain Bordir Motif Flora dan Fauna. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Umum.

Vijay, Kumar. 2016. 101 Metode Desain. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.




DOI: https://doi.org/10.24821/invensi.v4i2.3224

Article Metrics

Abstract view : 34 times
PDF - 57 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi/Tata Usaha

Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Jl. Suryodiningratan No. 8 Yogyakarta 55143

Tlp/Fax : (0274) 419791

e-mail : isijurnalinvensi@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

View my stat