Tari Agirang: Usaha Mengubah Persepsi Masyarakat Bali Terhadap Joged Bumbung

Putu Merina Rahayu

Abstract


Agirang merupakan garapan tari kreasi baru yang terinspirasi dari tari Joged Bumbung.. Tari Joged Bumbung merupakan kesenian rakyat populer di Bali yang biasanya dipentaskan pada musim sehabis panen, hari-hari raya, serta hari-hari penting lainnya, dan masih mengandung nilai-nilai moral yang mengangkat tema sosial dalam pengkemasannya
Tujuan diciptakannya karya tari ini yaitu agar dapat mengubah persepsi masyarakat Bali terhadap tari Joged Bumbung yang berkembang saat ini. Joged Bumbung diharapkan tetap memiliki nilai-nilai budaya tinggi yang berfungsi sebagai hiburan bagi masyarakat lokal maupun wisatawan

Keywords


Agirang, Persepsi, Kesenian Joged Bumbung.

Full Text:

PDF

References


Sumber Tercetak

Bandem, I Made. 1996. Evolusi Tari Bali. Denpasar: Kanisius.

Dibia, I Wayan, 1978/1979. “Mengenal Beberapa Tari-Tarian Rakyat Di Bali”. Denpasar: Proyek Pengembangan Institut Kesenian Indonesia Jakarta Sub/Bagian Proyek ASTI Denpasar.

______, 2012. Mongkah Tanah Mungkah Lawang Biografi Seniman I Wayan Geria. Denpasar: Yayasan Wayan Geria.

______, 1979. Sinopsis Tari Bali. Sanggar Tari Bali “Waturenggong” Denpasar.

Djayus, Nyoman, 1971. Teori Tari Bali. Denpasar.

Djelantik, Dr. A.A.M, 1990. Pengantar Dasar Ilmu Estetika Jilid I Estetika Instrumental. Denpasar: STSI Denpasar.

Wibowo, Fred.1913. Mengenal Tari Klasik Yogyakarta. Yogyakarta: Dewan Kesenian Provinsi DIY.

Hawkins, Alma M, 1988. Creating Through Dance, diterjemahkan Y. Sumandiyo Hadi berjudul Mencipta Lewat Tari (2003). Yogyakarta: Manthili.

_______, 1988. Moving From Within: A New Method for Dance Making, diterjemahkan I Wayan Dibia berjudul Bergerak Menurut Kata Hati: Metode Baru Dalam Menciptakan Tari (2003). Jakarta: MSPI.

Hutchinson, Ann. 1977. Labanotation The System of Analyzing and Recording Movement. New York.

Soedarsono.1975. Komposisi Tari Elemen-Elemen Dasar, (Terjemahan dari Dance Composition the Basic Elemen oleh La Meri). Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.24821/joged.v9i1.1675

Refbacks

  • There are currently no refbacks.