FISIOLOGI SISTEM KESEIMBANGAN PADA TEKNIK GERAK TARI KLANA TOPENG GAYA YOGYAKARTA

Ika Candra Maulida

Abstract


Tari Klana Topeng Gaya Yogyakarta merupakan salah satu bentuk tari tunggal yang bersumber dari
bentuk pertunjukan wayang topeng. Setiap tarian memiliki teknik gerak dan kesulitan yang berbeda. Tari
Klana Topeng menjadi salah satu materi pembelajaran di pusat pendidikan baik formal maupun non formal.
Tingkat kesulitan yang terdapat pada tari Klana Topeng menjadikan tarian ini diberikan bukan sebagai
materi tingkat dasar.
Penglihatan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keseimbangan tubuh. Topeng yang
dikenakan oleh penari tari Klana Topeng merupakan penghambat penglihatan dan juga menjadi penghambat
masuknya suplai oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melakukan aktivitas, dalam hal ini adalah
menarikan tari Klana Topeng. Latihan dengan mempergunakan topeng diperlukan untuk menemukan teknik
kunci sehingga penari dapat melakukan gerak tari dengan baik tanpa merasa terbebani dengan topeng yang
dikenakan.
Menari merupakan suatu aktivitas fisik yang membutuhkan koordinasi dari bagian-bagian tubuh,
ketahanan, dan kelenturan. Penari membutuhkan latihan untuk memperkuat hafalan, teknik dan keterampilan
gerak, serta untuk meningkatkan ketahanan tubuh dan melatih organ-organ yang dibutuhkan untuk
menggerakkan bagian tubuh. Penari tidak hanya memiliki teknik gerak yang baik, namun membutuhkan
ketahanan tubuh untuk dapat menyajikan tarian dengan baik.
Kata kunci: Tari Klana Topeng, keseimbangan, gerak tubuh.

Keywords


tari, joged, seni



DOI: https://doi.org/10.24821/joged.v0i0.531

Article Metrics

Abstract view : 494 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats