Problematika Tugu Yogyakarta dari Aspek Fungsi dan Makna

Lutse Lambert Daniel Morin

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk memahami fungsi dan makna bangunan TuguYogyakarta. Tugu Yogyakarta adalah bangunan berbentuk prisma segi empatdan menggunakan unsur-unsur seni rupa berupa garis, titik, warna, dan bidangsebagai dasar pembuatannya yang memiliki makna-makna yang dapat dipahamiberdasarkan telaah filosofi masyarakat Jawa. Penelitian ini menggunakan metodepenelitian kualitatif dengan pendekatan ikonografi. Pemaknaan Tugu Yogyakartamengalami pergeseran setiap generasi seiring dengan perubahan budaya masyarakatYogyakarta. Tugu telah berubah dan mulai kehilangan nilai kesakralannya ataumengalamai disakralisasi. Filosofi manunggaling kawula lan Gusti telah hilangdan tidak tercermin pada tugu saat ini. Sehingga bagi Keraton, tugu saat ini tidakbermakna. Tugu bukan lagi menjadi salah satu simbol keraton tetapi lebih padaikon Kota Yogyakarta saja.

 

Tugu Yogyakarta and its Problems on the Aspects of Function and Meaning. Theresearch is aimed to understand the function and meaning of Tugu Yogyakarta. TuguYogyakarta is a rectangular prism-shaped building and uses the meanings implied in thevisual art elements such as lines, dots, color, and the surfaces as they are the basis in themaking process that can be understood by scrutinizing the Javanese society philosophy. Itis a qualitative research using the iconographic approach. The shifting meaning of TuguYogyakarta has gradually been experienced by Yogyakarta people which goes along withthe cultural changes. It has unfortunately changed and started losing its sacred value.‘Manunggaling kawulo lan Gusti’ as its philosophy has gone and no longer reflected bythe monument. Therefore, Tugu Yogyakarta has no meaning today. It is no longer one ofthe Keraton Yogyakarta symbols, but merely as the icon of Yogyakarta city instead.


Keywords


Tugu Yogyakarta, golong gilig, meaning, Javanese philosophy, cultural shifts and changes

Full Text:

PDF

References


Brotodiningrat, KPH. 1978. Arti Kraton Yogyakarta. Yogyakarta: Museum Kraton Yogyakarta.

Feldman, Edmund Burke. 1967. Art as Image and Idea. New Jersey: Printice-Hall Inc. Englewood Cliffs.

Panofsky, Erwin. 1955. Meaning In The Visual Arts. Chicago: The University of Chicago Press.

Paterson, Ian. 2009. A Dictionary of Colour: A Lexicon of the Language of Colour. USA: University of California.

Prayitno, T.A. dan Darnoko. 1994. “Karakteristik Papan Partikel dari Pohon Kelapa Sawit”. Berita PPKS 2. Medan: Pusat Penelitian Kelapa Sawit.

Purwadi dan Djoko Dwiyanto. 2006. Filsafat Jawa, Ajaran Hidup yang Berdasarkan Nilai Kebijaksanaan Tradisional. Yogyakarta: Panji Pustaka.

Sabdacarakatama, Ki. 2009. Sejarah Keraton Yogyakarta. Jakarta: PT Buku Kita.

Zoetmulder, P.J. 1991. Manunggaling Kawula Gusti: Pantheisme dan Monisme dalam Sastra Suluk Jawa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Majalah

Buku Gambar Warna-Warni.. tt. Koleksi Museum Sono Budoyo. Yogyakarta. Upacara Tradisional Jumenengan. 1995

Informan

K.R.T. H. Djatiningrat, S.H. Pengagem Tepas Dwarapura Ngayogyakarta Hadingrat, 12 Desember 2011, Keraton Kilen Yogyakarta. Raden Riyo Yogo Kanowo (40 tahun). Staf Humas Keraton Yogyakarta, 17 Desember 2011 Keraton Yogyakarta.

Sumitro (55 tahun). Kerabat Puro Pakualaman, 20 Desember 2011, Ndalem Puro Pakualaman

Pustaka Lamanhttp://2.bp.blogspot.com/_VmvJFum1TCU/

TO9XCDAk z 8I / AAAAAAAAAA s /J1JOy33Q7iA/s1600/Tugu-doeloe640x480.

jpg. (Diakses pada 3/2/2012 pukul 1:27:34AM) http://2.bp.blogpot.com/-7OG43Clpfyg/Ta6_

ILw3dNI/AAAAAAAAAvU/fiT45Eytbso/s1600/12.JPG. (Diakses pada 3/2/2012 pukul

:09:46 AM) http://2.bp.blogspot.com/-8ybXmmlVKdU/ T f 2 j v G _ V 9 l I / A A A A A A A A A K I /C e U f 4 o 8 R 3 a k / s 1 6 0 0 / Toegoe+te+Jogjakarta+1930.jpg. (Diakses pada 3/2/2012 pukul 2:32:48 AM)

h t t p : / / 3 . b p . b l o g s p o t . c o m / - B k 3 _S O U H B 5 E / T V v h t a J T R v I /

AAAAAAAABiU/rSNEP_6gH7s/s1600/GONDOLAYU+1937.jpg. (Diakses pada

/1/2012 pada 12:59:16 PM)

http://4.bp.blogspot.com/_4P4TxS_H3_I/TS 7 f 5 9 A k y g I / A A A A A A A A A N 0 /

hTKeUqfOhr0/s1600/4.JPG. (Diakses pada3/2/2012 pukul 3:13:55 AM)

http://4.bp.blogspot.com/_-ecjC8vJ7a8/TEPWMxaL8UI/AAAAAAAAAAc /

tQhhk2RjFJE/s1600/MatadjokjaTugu.jpg(Diakses pada 3/1/2012 pukul 1:01:55 PM)

http://acara-jogjatv.blogspot.com/2011/04/tugugolong-gilig-1.html (Diakses pada 2/12/2012

pukul 9:38:34 AM)http://jogjatvupload.blogspot.com/2011_01_01_

archive.html (Diakses pada 2/2/2012 pukul9:45:04 PM)

http://kfk.kompas.com/image/preview/aW1hZ2VzL3Nma19waG90b3Mvc2ZrX3Bob3Rvc18x

MjgzMTEyNDkyXzFLYmIxR25YLmpwZw%3D%3D.jpg (Diakses pada 3/1/2012 pukul

:16:48 AM)http://listianash.files.wordpress.com/2008/09/toegoe2.jpg (Diakses pada 3/2/2012 pukul2:53:34 AM)http://sutris.web.id/wp-content/uploads/2012/01/Tentang-Tugu-Yogyakarta.jpg (Diakses pada

/1/2012 pukul 1:52:28 AM)http://upload.wikimedia.org/wikipedia/

c o m m o n s / c / c 1 / C O L L E C T I E _TROPENMUSEUM_De_Toegoe_of_

Witte_Paal_in_Jogjakarta_TMnr_60007932.jpg (Diakses pada 3/2/2012 pukul 2:26:41

AM)http://www.jogjawae.com/wp-content/uploads/2011/09/tugu-golong-gilig.jpg

(Diakses pada 1/13/2012 pukul 2:27:44 AM)http://www.jogjawae.com/wp-content/

uploads/2011/09/tugu-golong-gilig.jpg(Diakses pada 3/2/2012 pukul 3:08:20 AM)

http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?p=88724012 (Diakses pada 2/24/2012

pukul 9:06:58 AM).




DOI: https://doi.org/10.24821/jousa.v1i2.794

Article Metrics

Abstract view : 1812 times
PDF - 3832 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a 
Creative Commons Attribution 4.0 International LicenseISSN 2355-2131 (print) | ISSN 2355-214X (online).

 

View My Stats