Simbolisme Kematian Dan Kesunyian Dalam Naskah Senja Dengan Dua Kelelawar Karya Kirdjo Muljo

Edi Sutardi, Budi Dharma, Arif Hidajad

Abstract


Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengkaji simbolisme kematian dan kesunyian dalam naskah Senja dengan Dua Kelelawar karya Kirdjo Muljo dengan menggunakan pendekatan semiotika dan hermeneutika eksistensial. Naskah ini menampilkan konflik batin tokoh-tokohnya; Ismiyati, Suwarto, dan Marsudi yang terjebak dalam ambiguitas moral dan psikologis di ruang senja, yakni batas antara kehidupan dan kematian. Simbol-simbol seperti senja, dua kelelawar, rel kereta api, dan kesunyian diinterpretasikan sebagai representasi kesadaran manusia terhadap kefanaan, rasa bersalah, dan keterasingan eksistensial. Analisis dilakukan melalui pembacaan secara intensif terhadap struktur dramatik, dialog, serta tanda-tanda visual dan atmosferik dalam teks, yang menunjukkan bahwa kematian dalam naskah ini tidak hanya berfungsi sebagai akhir biologis, tetapi juga sebagai metafora kematian spiritual dan terkikisnya nilai-nilai kemanusiaan. Kesunyian yang melingkupi naskah berperan sebagai medium refleksi diri yang menyingkap kegelisahan dan absurditas hidup manusia modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kirdjo Muljo menghadirkan teater sebagai ruang kontemplatif untuk menafsir ulang makna hidup, cinta, dan penderitaan dalam horizon kesadaran eksistensial.

Kata kunci: simbolisme, kematian, kesunyian, eksistensialisme, Kirdjo Muljo


References


Artaud, A. (2002). Teater dan Belasungkawa-nya (I Made Narsa, Trans.). Pustaka Promethea.

Barba, E. (2010). Kano Kertas: Panduan Antropologi Teater (Sunardi, Trans.). Jalasutra.

Barthes, R. (2010). Citra–Musik–Teks (Yudi Santoso, Trans.). Jalasutra.

Brook, P. (2015). Ruang Kosong (A. Sudibyo, Trans.). Kepustakaan Populer Gramedia.

Camus, A. (2013). Mitos Sisifus (Apsanti Djokosujatno, Trans.). Bentang.

Eco, U. (2009). Teori Semiotika (Inyiak Ridwan Muzir, Trans.). Kreasi Wacana.

Elam, K. (2005). Semiotika Teater dan Drama (B. Mulyono, Trans.). Jalasutra.

Freud, S. (2017). Ego dan Id (A. L. Supratiknya, Trans.). Pustaka Pelajar.

Gadamer, H.-G. (2010). Kebenaran dan Metode (M. Syukri, Trans.). Pustaka Pelajar.

Heidegger, M. (2015). Ada dan Waktu (Ahmad Sahidah, Trans.). IRCiSoD.

Jung, C. G. (2003). Arketipe dan Ketidaksadaran Kolektif (IR. Muzir, Trans.). Kanisius.

Kierkegaard, S. (2014). Takut dan Gemetar (Sunardian Wirodono, Trans.). Jalasutra.

Merleau-Ponty, M. (2002). Fenomenologi Persepsi (W. Poespoprodjo, Trans.). Pustaka Setia.

Ricoeur, P. (2016). Teori Interpretasi: Diskursus dan Kelebihan Makna (M. Nasir, Trans.). IRCiSoD.

Sartre, J.-P. (2003). Ada dan Ketiadaan (A. Sudiarja, Trans.). Bigraf.

Schechner, R. (2013). Performatif: Teater, Tari, Ritual (M. S. Jurdi, Trans.). Pustaka Pelajar.

Turner, V. (2012). Proses Ritual (D. Mulyanto, Trans.). Kanisius.

Widharta, E. (2020). Semiotika lakon Wayang Beber Remeng Mangunjaya. TONIL: Jurnal Kajian Sastra, Teater dan Sinema, 17(2). https://doi.org/10.24821/tnl.v17i2.4354

Wicaksono, A. B., Rakhmawati, A., & Suhita, R. (2018). Naskah drama Senja dengan Dua Kelelawar karya Kridjomulyo: Kajian psikologi sastra dan relevansinya sebagai bahan ajar apresiasi drama di sekolah menengah atas. Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 6(1), 1–18. https://jurnal.uns.ac.id/Basastra/article/view/37650

Lathifudin, A., Suwandi, S., & Rohmadi, M. (2020). Unsur kohesi pada naskah drama Senja dengan Dua Kelelawar dan pemanfaatannya dalam pembelajaran sastra di sekolah menengah atas. Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 8(1). https://doi.org/10.20961/basastra.v8i1.41977

Danuar, M. (2024). Visualisasi tata artistik naskah Senja dengan Dua Kelelawar karya Kirdjomulyo melalui metode penciptaan seni Herry Dim (Tesis). Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW), Surabaya. http://repository.stkw-surabaya.ac.id/430/

Kowzan, T. (1968). The sign in the theatre: An introduction to the semiology of the art of the spectacle. Diacritics, 1(3), 59–66.

Grotowski, J. (1968). Towards a poor theatre. Methuen.




DOI: https://doi.org/10.24821/tnl.v23i1.17802

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Flag Counter 

  

View My Stats

 

 

ISSN: 1411-6464 (Print)

ISSN: 2685-8274 (Online)