WARNA ALAMI DARI EKSTRAK TANAMAN KOPI ROBUSTA

Susi Susyanti

Abstract


Color is a supportive part of visual emotion for connoisseurs and users. Colors can be enjoyed if assisted with good lighting. The color in this study discusses natural dyes. Natural dyes used are natural ingredients robusta coffee plants taken from the plateau of Liwa, West Lampung, Indonesia. Natural dyes that have been obtained then made a group pallet from the extract of coffee plants in the form of liquid and staining to the fabric. The method used is staining with the extraction process and a variation of mordanting using the fixation of alum.  This color palette can be worn and used by anyone to create color branding or a prodak that wants to display robusta coffee images. Also done testing TLW (wet & asam) and the level of the color of the age. It is to know the quality of fabric from the staining if you want to make disposable products such as fashion.

Warna merupakan bagian pendukung emosi visual bagi penikmat maupun pengguna. Warna dapat kita nikmati jika dibantu dengan pencahayaan yang baik. Warna pada penelitian ini membahas mengenai pewarna alami. Pewarna alami yang dipakai adalah bahan alam tanaman kopi robusta yang diambil dari dataran tinggi Liwa, Lampung Barat, Indonesia. Pewarna alami yang sudah didapatkan kemudian dibuat palet kelompok dari hasil ekstrak tanaman kopi berupa cairan dan dilakukan pewarnaan terhadap kain. Metode yang digunakan adalah pewarnaan dengan proses ekstraksi dan variasi mordanting menggunakan fiksasi tawas.  Palet warna ini dapat dipakai dan digunakan oleh siapapun untuk membuat color branding maupun suatu prodak yang ingin menampilkan image kopi robusta. Dilakukan juga pengujian TLW (basah & asam) dan tingkat ketuaan warna. Hal tersebut untuk mengetahui kualitas kain dari hasil pewarnaan jika akan dibuat produk pakai seperti fashion.

 


Keywords


natural color, palette, robusta coffee, palet; warna alam; kopi robusta

Full Text:

PDF

References


Artikel Jurnal

Ainur Rosyida. 2013. Pewarnaan Bahan Tekstil dengan Menggunakan Ekstrak Kayu Nangka dan Teknik Pewarnaan untuk Mendapatkan Hasil yang Optimal: Jurnal Rekayasa Proses Vol 7 No. 2

Tuatul Mahfud. 2015. Ekstrak Pewarna Alami Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus Sabdariffa) pada Pembuatan Minuman Serbuk Instran Rosella: Jurnal Sains Terapan Vol 1 No. 1 Juni 2015.

I Dewa Gede Putra Pabawa. 2015. Ekstrak Biji Buah Pinang Sebagai Pearna Alami pad Kain Sasirangan: Jurnal Riset Industri Hasil Hutan Vol 7 No. 2 Desember 2015.

Irfa'ina Rohana Salma. 2015. Kopi dan Kakao dalam Kreasi MOTIF Batik Khas Jember: Jurnal Balai Besar Kerajinan Batik Vol 32 No. 2 Desember 2015.

Farida Farida. 2015. Pengaruh Variasi Bahan Pra Mordan pada Pewarnaan Batik Menggunakan Akar Mengkudu (Morinda Citrifolia): Ejurnal kemenperint Vol 32 No. 1 2015.

Dadan Suherman. 2013. Menghilangkan Warna dan Zat Organik air Gambut dengan Metode Koagulasi Flokulasi suasana basah: Jurnal RISET geologi dan pertambangan Vol 23 No. 2 Desember 2013.

Nasriani. 2018. Ekstraksi Pigmen Karotenoid pada Cangkang Kepiting sebagai Pewarna Alami yang Sehat: Jurnal Ilmiah UMG Vol 7 No. 1 2018.

Buku

Bambang Prastowo. 2010. Budi Daya dan Pasca Panen KOPI. Bogor: Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan.

Alice Fox. 2015. Natural Processes In Textile Art. Batsford: UK

Shigenobu Kobayashi. 2013. Color Image Scale. Kodansha: Japanese.

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Laporan Penelitian

Dede Juliansyah. (2015). Budidaya Tanaman Kopi, UNS, Serang.

Olivia Laimena. (2018). Pusat Edukasi dan Rekreasi Kopi di Lampung Barat, UNIKA atma jaya, Yogjakarta.




DOI: https://doi.org/10.24821/corak.v9i1.3537

Article Metrics

Abstract view : 325 times
PDF - 754 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Corak : Jurnal Seni Kriya

Creative Commons License
This work is licensed under a 
Creative Commons Attribution 4.0 International License. ISSN 2301-6027 (print) | ISSN 2685-4708  (online).

 

 

View My Stats