FINISHING KRIYA KAYU BERPENDAR DALAM GELAP PADA TEMA KERUSAKAN ASTREOPORA

Moch Fachruddin B Soedjarwo

Abstract


 

Finishing works of wood crafts generally use materials that serve to coat and give the wood the color you want. In this creation, the author was inspired by the discovery of the phenomenon of coral fluorescence (coral reefs that can glow), but this beauty is not in line with the damage to corals, especially Astreopora. The concept of the work with double color effects is expected to educate the public and contribute to new knowledge about wood craft finishing techniques that glow in the dark. The creation method used is Practiced Based Research which is a way of doing or creating something based on things that must be researched and accountable. After carrying out the stages in research-based practice, there are several techniques and works with three types of finishing that are capable of producing fluorescent wood crafts in the dark : 1. Fluorescent fiber finishing, 2. Fluorescent Transparent Finishing, 3. Fluorescent resin finishing. Which is applied to Astreopora-themed wooden craft work.

 

Finishing karya kayu pada umumnya menggunakan bahan-bahan yang berfungsi untuk melapisi dan memberi warna kayu  sesuai yang  diinginkan. Penulis terinspirasi pada fenomena fluoresensi karang (terumbu karang yang mampu bercahaya), namun keindahan tersebut tidak sejalan dengan kerusakan yang terjadi pada karang khususnya Astreopora. Finishing kayu bercahaya dengan dobel efek warna yang dihasilkan diharapkan dapat mengedukasi masyarakat dan menyumbang pengetahuan baru tentang teknik finishing kayu. Metode penciptaan yang digunakan adalah Practiced Based Research yang merupakan cara melakukan atau menciptakan sesuatu berlandaskan pada hal-hal yang harus diteliti dan dapat dipertanggungjawabkan. Setelah dilakukan tahapan-tahapan dalam praktik berbasis riset didapatkan hasil penelitian berupa tiga jenis finishing kayu yang dapat bercahaya dalam gelap, yaitu 1. Finishing serat bercahaya, 2. Finishing transparan bercahaya, 3. Finishing resin bercahaya,. Tiga tipe finishing ini diaplikasikan pada karya kriya kayu bertema kerusakan terumbu karang Astreopora.



Keywords


finishing, light, Astreopora, Finishing, Berpendar, Astreopora

Full Text:

PDF

References


Enget et al. 2008. Kriya Kayu. 2nd ed. ed. Soehardi. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.

Malins, J.Ure J. And Gray C. 1996. The Robert University The Gap: Adressing Practice Based Research Training Requirements For Designer. United Kingdom: Aberdeen.

Nofrial. 2012a. “Finishing Kayu dari Bahan Alam.” Corak 1.

———. 2012b. “Finishing Kayu dari Bahan Alam.” Corak 1: 27.

http://nationalgeographic.co.id/ (Diakses pada 1 mei 2020, pukul 08.00)

(http://www.thisiscolossal.com/2016/04 (Diakses pada 1 mei 20202018, pukul 14.00)

(http://www.circlefactory.com/wooden-reefs-joshua-abarbanel/ (Diakses pada 1 mei 2020, pukul 14.20)

http://www.thisiscolossal.com/2016/02/ceramic (Diakses pada 1 mei 2020, pukul 14.30)

http://coral.aims.gov.au/ (Diakses pada 11 mei 2020, pukul 19.00)

https://natachaniago.wordpress.com/2013/04/13/amaizing-lampu-fluorescent-mengubah-dasar-laut-merah-menjadi-berwarna/ (Diakses pada 13 mei 2020, pukul 19.00)

http://lipi.go.id/siaranpress/lipi:-status--terkini-terumbu-karang-indonesia-2018-/21410 (Diakses pada 14 mei 2020, pukul 19.00)




DOI: https://doi.org/10.24821/corak.v10i1.4734

Article Metrics

Abstract view : 79 times
PDF - 63 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Corak : Jurnal Seni Kriya

Creative Commons License
This work is licensed under a 
Creative Commons Attribution 4.0 International License. ISSN 2301-6027 (print) | ISSN 2685-4708  (online).

 

 

View My Stats