KREATIVITAS SENI BATIK DI DESA WISATA JARUM KECAMATAN BAYAT KLATEN JAWA TENGAH PADA MASA PANDEMI COVID-19

Sugeng Wardoyo, Tri Wulandari

Abstract


The batik group in Jarum village is a group that has had batik skills and play a role in maintaining the existence of Jarum village as a tourist village. But entering the era of the Covid-19 pandemic, the batik group in Jarum village experienced many complex problems related to creativity in the development of batik products and management of branding promotion governance in the Covid-19 pandemic. The urgency of the situation, then through the implementation of the P3WILSEN Program  from ISI Yogyakarta is trying to offer alternative programs for developing batik designs and products, as well as the assistance of social media management. In the implementation of art counselling activities, this time using the method of literature studies, discussions, lectures, and experimental methods. The application of this method is intended so that the way obtained in the learning process gets optimal results. The result of the P3WILSEN  program is creating a new creation batik motif Mojo  Arum that has been registered in Intellectual Property Rights and making promotion branding  Nunggak Semi. It is expected that in the future, there will be follow-up with the implementation of other mentoring programs that synergize and be sustainable.

 

Kelompok batik di Desa Jarum merupakan kelompok yang telah memiliki keterampilan membatik dan berperan dalam menjaga eksistensi Desa Jarum sebagai desa wisata. Namun memasuki era pandemi Covid-19, kelompok batik di Desa Jarum banyak mengalami permasalahan yang cukup kompleks, terkait dengan kreativitas dalam pengembangan produk batik dan manajemen tata kelola promosi branding di pandemi Covid-19. Adanya urgensi permasalah tersebut, maka melalui pelaksanaan Program P3wilsen dari ISI Yogyakarta ini mencoba menawarkan alternatif program pengembangan desain dan produk batik, serta pendampingan manajemen media sosial. Dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan seni kali ini digunakan metode kajian literatur, diskusi, ceramah, dan metode eksperimen. Penerapan metode ini dimaksudkan agar cara yang diperoleh dalam proses belajar mendapatkan hasil yang optimal. Hasil capaian Kegiatan P3wilsen, yaitu pembuatan motif batik kreasi baru Mojo Arum yang telah terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual dan menciptakan branding promosi Nunggak Semi. Diharapkan ke depan terdapat tindak lanjut dengan pelaksanaan program pendampingan lainnya yang saling bersinergi dan berkesinambungan.


Keywords


creativity, batik art, tourist villages, Covid-19 pandemic., kreativitas, seni batik, desa wisata, pandemi Covid-19

Full Text:

PDF

References


Andriani, R. A., Winarno, J., & Wibowo, A. 2021. “Pemberdayaan Desa Wisata Samiran Boyolali (Dewi Sambi) Berdasarkan Teori Analisis Talc (Tourism Area Life Cycle)”. AGRITEXTS: Journal of Agricultural Extension, 45(1), 59. https://doi.org/10.20961/agritexts.v45i1.51540

Fanaqi, C., Pratiwi, R. M., & Firmansyah, F. 2020. “Strategi Branding Pelaku Usaha Pariwisata di Masa Pandemi”. Business Innovation and Entrepreneurship Journal, 2(4), 263–273. https://doi.org/10.35899/biej.v2i4.172

Fitriyani, I., Sudiyarti, N., & Fietroh, M. N. 2020. “Strategi Manajemen Bisnis Pasca Pandemi Covid-19”. Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities, 1(2), 87–95.

Maulida Larastati. 2021. Pelestarian Budaya Batik Nusantara sebagai Identitas Kultural melalui Pameran Di Museum Batik Pekalongan pada Masa Covid-19. 3(1), 46–50.

Muhyiddin. 2020. Covid-19. “New Normal, dan Perencanaan Pembangunan di Indonesia”. The Indonesian Journal of Development Planning, 4(2), 240–252. https://doi.org/10.36574/jpp.v4i2.118

Nency Aprilia Heydemans, Jiffry F. Kawung, N. O. lanoh. (2020. “Perilaku Sosial di Era Covid-19”. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Sidiq, S., Amin, T. M., & Laksono, S. 2018. “KKN-PPM Pengembangan Kerajinan Batik Sebagai Wisata Edukasi Di Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten”. Asian Journal of Innovation and …, 03(September), 336–341. Diambil dari https://journal.uii.ac.id/ajie/article/view/11621

Susanto, S. 1980. Seni Kerajinan Batik Indonesia. Yogyakarta: Balai Penelitian Batik dan Kerajinan, Lembaga Penelitian Pendidikan Industri, Departeman Perindustrian RI.

Tyas, N. W., & Damayanti, M. 2018. “Potensi Pengembangan Desa Kliwonan sebagai Desa Wisata Batik di Kabupaten Sragen”. Journal of Regional and Rural Development Planning, 2(1), 74. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2018.2.1.74-89

Wardoyo, S., & Widodo, S. T. 2016.” Inovasi Perancangan Motif Tie-Dye (Ikat Celup) Di Kota Yogyakarta”. Corak, 5(1), 81–92. https://doi.org/10.24821/corak.v5i1.2378

Wulandari, T. 2015.” Konsep Tribuana/Triloka Pada Ornamen Relief Kalpataru di Kompleks Candi Prambanan sebagai Ide Penciptaan Karya Kriya Seni”. Corak, 4(1), 63–71. https://doi.org/10.24821/corak.v4i1.2361




DOI: https://doi.org/10.24821/corak.v10i1.5598

Article Metrics

Abstract view : 144 times
PDF - 150 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Corak : Jurnal Seni Kriya

Creative Commons License
This work is licensed under a 
Creative Commons Attribution 4.0 International License. ISSN 2301-6027 (print) | ISSN 2685-4708  (online).

 

 

View My Stats