Etnografi Komunikasi Visual Pertunjukan Reyog Obyogan Ponorogo

Oki Cahyo Nugroho, Eli Purwati

Abstract


Abstrak

Perkembangan reyog ponorogo ditengah majunya komunitas budaya global mempunyai cara khusus dan berbeda dalam penyampaian informasi, terutama dalam pertunjukkan reyog obyogan yang ada di kabupaten ponorogo. Reyog obyogan merupakan sebuah pertunjukkan reyog yang seolah-olah tidak mempunyai aturan dalam pertunjukkan, akan tetapi pertunjukkan ini penuh dengan makna yang terkandung didalamnya dan tersampaian dengan model komunikasi visual. Komunikasi visual merupakan sebuah rangkaian proses penyampaian kehendak atau maksud tertentu kepada pihak lain dengan penggunaan media penggambaran yang hanya terbaca oleh indera penglihatan. Dalam bidang ilmu antroplogi, kajian ilmu tentang komunikasi dikenal dengan komunikasi ethnografi, sebuah proses yang dikembangkan dari pola-pola bicara dalam sebuah komunitas. Penelitian ini menggunaka teori komunikasi budaya dalam ranah etnografi yang dikembangkan oleh Dell Hymes, SPEAKING (Setting and scene, participant, event, act squence, key, instrumentalities, norms, and genres). Etnografi sendiri merupakan sebuah metode dalam menggali informasi yang terkandung dalam sebuah komunitas budaya dan  berusaha mengungkapkan sebuah pesan lewat media tari, ekspresi dan interaksi. Hal inilah yang menjadi sebuah cara berkomunikasi dengan banyak aspek yang saling terkait. Komunikasi visual dalam penelitian ini , sesuai namanya, adalah komunikasi melalui media penglihatan yang terdokumentasikan dengan media fotografi. Melihat paradigma dan perkembangan inilah, fokus dalam penelitan ini adalah melihat lebih jauh dan mendalam bagaimana sebuah tanda-tanda visual berkembang dalam bentuk komunikasi budaya yang hidup dan tumbuh dalam kesenian reyog terutama reyog Obyogan di Kabupaten Ponorogo. melalui metode penelitian kualitatif dengan observasi mendalam dan wawancara diharapkan hasil yang dicapai dapat lebih maksimal dengan temuan-temuan baru yang ada sesuai dengan perkembangan yang ada pertunjukkan reyog tersebut.

 


Keywords


culture; reyog; ponorogo; ethnography

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24821/rekam.v15i1.3282

Article Metrics

Abstract view : 422 times
PDF - 405 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

View Rekam Stats