BIDUK SAYAK DALAM ACARA LEK PENGANTEN KECIK DI DESA JERNIH KABUPATEN SAROLANGUN PROVINSI JAMBI
Abstract
Biduk sayak adalah tradisi lisan berbalas pantun yang dimainkan oleh muda-mudi di Desa Jernih. Biduk adalah perahu atau sampan untuk orang menyusuri sungai dan juga ini diibaratkan sebagai laki-laki dan Sayak adalah tempurung kelapa diibaratakan sebagai perempuan. Biduk sayak dimainkan dalam acara lek penganten kecik, lek penganteng kecik adalah istilah pernikahan terendah dalam masyarakat Desa Jernih. Lagu yang dijadikan sebagai analisis penelitian dalam biduk sayak adalah lagu Becerai Kasih. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Etnomusikologis, teori yang dipakai adalah teori ilmu bentuk musik dari Karl-Edmund Prier SJ dan model tiga tingkatan analisis musik dari Alan P. Merriam. Berdasarkan observasi lapangan bahwa biduk sayak memiliki bentuk lagu satu bagian berulang-ulang, serta biduk sayak sebagai representasif dari acara lek penganten kecik karena biduk sayak adalah representasi dari masyarakat Desa Jernih terlihat pada konsep, kebiasaan, dan musiknya.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Albi Anggito, J. S. 2018. Metode Penelitian Kualitatif. Sukabumi: Jejak Publisher.
Bandem, I Made. 2006. “Metodologi Penelitian Seni”, dalam Selonding Jurnal Etnomusiklogi Indonesia Vol. III, No. 1: 1-10.
Kaelan. 2012. Metode Penelitian Kualtatif Interdisipliner Bidang Sosial, Budaya, Filsafat, Seni Agama, Dan Humaniora. Yogyakarta: Paradigma.
Merriam, Alan P. 1964. The Anthropology of Music. Evanston: Northwestern University Press.
Nakagawa, Shin. 2000. Musik dan Kosmos: Sebuah Pengantar dalam Etnomusikologi. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia
Prier SJ, Karl-Edmund. 1996. Ilmu Bentuk Musik. Yoyakarta: Pusat Musik Liturgi.
Rice, Timothy. 1990. “Toward the Remodeling of Ethnomusicology” dalam Kay Kaufman Shelemay, ed. Ethnomusicological Theory and Method Volume 2. New York & London: Garland Publishing.
Suryani, Irma, Dwi Rahariyoso, Rio Yudha Maulana. 2019. “Nilai-Nilai Yang Terkandung dalam Tradisi Lisan Biduk Sayak Masyarakat Desa Jernih” Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, Vol. 03, No. 01: 73-92.
Warni, Rengki Afria. 2020 “Analisis Ungkapan Tradisional Melayu Jambi: Kajian Hermeneutik”. dalam Sosial Budaya Vol 17, No 2: 84-94.
DOI: https://doi.org/10.24821/sl.v21i1.12442
Refbacks
- There are currently no refbacks.


