Musik Cakepung dalam Konteks Sosio-kultural Masyarakat Desa Budakeling Bali
Abstract
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menginvestigasi peran dan fungsi musik cakepung dalam konteks sosio-kultural di Desa Budakeling, khususnya dalam acara seorti balih-balihan (hiburan rakyat) dan sangkep (forum diskusi desa). Teori yang dipakai untuk mengungkap hal tersebut adalah teori yang dikemukakan oleh Alan. P Merriam yang membedakan antara “fungsi” dan “guna” musik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnomusikologis dan strategi etnografi, disertai dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, studi dokumen, dan perekaman audio-visual. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa musik cakepung memiliki peran dan fungsi yang signifikan dalam konteks sosio-kultural masyarakat.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Harnes, David D. 2019. "Change and Identity in the Music Cultures of Lombok." Journal of Southeast Asian Studies 417.
Merriam, Alan P. 1964. The Anthropology of Music. Evanston: Northwestern University Press.
Moleong, Lexy J. 2007. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sudirga, I Komang. 2005. Cakepung Ansambel Vokal Bali Kajian Teks dan Konteks. Yogyakarta: Kalika Press.
Torino, Thomas. 2008. Music as Social Life. Chicago: University of Chicago Press.
DOI: https://doi.org/10.24821/sl.v21i1.13620
Refbacks
- There are currently no refbacks.


