Nyanyian Para Penyintas: Paduan Suara Dialita dan Politik Ingatan Genosida 1965 di Indonesia
Abstract
Penelitian ini mengkaji peran Paduan Suara Dialita, sebuah kelompok paduan suara yang terdiri dari para perempuan penyintas Genosida 1965 di Indonesia, sebagai subjek subaltern yang menyuarakan pengalaman dan trauma mereka melalui musik. Dengan menggunakan teori subaltern Gayatri Chakravorty Spivak, tulisan ini menganalisis bagaimana Dialita memproduksi wacana tandingan terhadap narasi sejarah dominan yang direpresi oleh negara. Terbentuk dari komunitas para eks-tahanan politik (tapol) yang mengalami diskriminasi, Dialita bertransformasi menjadi sebuah gerakan budaya yang menyuarakan tuntutan keadilan dan pengusutan tuntas pelanggaran HAM berat 1965. Melalui album seperti Dunia Milik Kita (2016) dan Salam Harapan (2019), serta kolaborasi dengan musisi muda, mereka berhasil menjangkau generasi muda dan menyebarkan kesadaran akan tragedi kemanusiaan tersebut. Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun Dialita sebagai kelompok subaltern mampu "berbicara" dan menghasilkan karya yang signifikan , suara mereka belum sepenuhnya "didengar" oleh negara, yang hingga kini belum menunjukkan keseriusan dalam menyelesaikan kasus Genosida 1965. Dengan demikian, karya Dialita menjadi sebuah pengingat akan pentingnya mendengarkan suara korban untuk mencapai rekonsiliasi dan keadilan sejarah.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Morris, R. C. (Ed.). (2010). Can the subaltern speak? Reflections on the history of an idea. Columbia Univ. Press.
Morton, S. (2003). Gayatri Chakravorty Spivak. Routledge.
Online, H. (t.t.). Ketetapan MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 Tahun 1966—Pusat Data Hukumonline. hukumonline.com. Diambil 11 Desember 2024, dari https://www.hukumonline.com/pusatdata/detail/lt50768a41ad5ab/ketetapan-mprs-nomor-xxv-mprs-1966-tahun-1966/document/
Pitaloka, D., & Dutta, M. J. (2024). Performing Songs As Healing The Trauma of The 1965 Anti-Communist Killings in Indonesia. Dalam M. S. Picale & H. Pols (Ed.), Traumatic pasts in Asia: History, psychiatry, and trauma from the 1930s to the present (First paperback edition). Berghahn.
Presiden Jokowi Akui 12 Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu. (2023, Januari 11). Historia - Majalah Sejarah Populer Pertama di Indonesia. https://historia.id/politik/articles/presiden-jokowi-akui-12-pelanggaran-ham-berat-masa-lalu-v29V3
Rachmawati, F. N. (2018). Menuliskan Ingatan, Menghidupkan Arsip, dan Menyanyikan Sejarah (Studi Kasus Proses Produksi Album Dialita: Dunia Milik Kita Sebagai Medium Pembentukan Wacana terhadap Identitas Eks-Tahanan Politik dan Narasi Sejarah Pasca 1965) [Undergraduate Thesis, Universitas Gadjah Mada]. https://etd.repository.ugm.ac.id/home/detail_pencarian/153920
Saraswati, D. P., Subono, N. I., & Melani, F. (2022). Bentuk perlawanan perempuan melalui penulisan dalam album Dunia Milik Kita dan Salam Harapan. Jurnal Penelitian Humaniora, 26(2), 89–104. https://doi.org/10.21831/hum.v26i2.45473
Saraswati, I. (2016, Oktober 19). Paduan Suara Dialita: Mewujudkan Dunia Milik Kita. Serunai.co. https://serunai.co/2016/10/20/paduan-suara-dialita-mewujudkan-dunia-milik-kita/
Setyawan, A. (2022). Dialita Choir and the struggle to fight the nation’s amnesia—Academia. The Jakarta Post. https://www.thejakartapost.com/opinion/2022/07/22/dialita-choir-and-the-struggle-to-fight-the-nations-amnesia.html
Tanaga, S. (2024, Oktober 24). Kabut Putih: Senandung Harapan dari Tanah Pengasingan. Serunai.co. https://serunai.co/2024/10/24/kabut-putih-senandung-harapan-dari-tanah-pengasingan/
Triningsih, W., Martini, S., & Abrar. (2020). Senandung Pilu Eks Tahanan Politik 1965: Sejarah Paduan Suara Dialita (2011-2016). PERIODE: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah, 2(1).
Weintraub, A. N. (2021). The Act of Singing: Women, Music, and the Politics of Truth and Reconciliation in Indonesia. Yearbook for Traditional Music, 53. https://www.cambridge.org/core/journals/yearbook-for-traditional-music/article/abs/act-of-singing-women-music-and-the-politics-of-truth-and-reconciliation-in-indonesia/94D6B755BB6399D24C64D3E93AD9E3C2?utm_campaign=shareaholic&utm_medium=copy_link&utm_source=bookmark
DOI: https://doi.org/10.24821/sl.v21i2.15688
Refbacks
- There are currently no refbacks.


