Penerapan Motif Tiedye dan Macrame Pada Busana Resort Wear
Abstract
Industri mode terus berkembang dengan menghadirkan inovasi desain yang unik dan menarik. Salah satu tren yang semakin populer adalah busana resort wear, yang dirancang untuk kenyamanan dan estetika saat berlibur. Penelitian ini mengeksplorasi penerapan motif tie dye dan teknik macrame dalam desain busana resort wear guna menciptakan produk yang inovatif dan bernilai estetika tinggi.
Motif tie dye menawarkan pola warna yang unik melalui teknik ikat celup, sedangkan macrame memberikan tekstur dekoratif dengan simpul-simpul khas. Kombinasi kedua teknik ini diharapkan dapat menghasilkan busana yang tidak hanya artistik dan modis, tetapi juga memiliki nilai budaya dan ekonomi yang tinggi. Selain itu, penelitian ini juga berkontribusi dalam pemberdayaan pengrajin lokal, pelestarian teknik tradisional, serta menciptakan peluang pasar baru dalam industri fashion.
Penelitian ini menggunakan metode Double Diamond, yang terdiri dari tahapan Discover, Define, Develop, dan Deliver, untuk merancang dan mengembangkan desain busana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpaduan motif tie dye dan macrame dapat memberikan tampilan elegan, berkarakter, serta ramah lingkungan, sesuai dengan kebutuhan pasar resort wear saat ini.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Amijaya, S. Y., Respati, A. D., Damanik, I. I., Dewangga, Y. K., & others. (2023). Pelatihan Teknik Shibori Dengan Pewarnaan Alami Bagi Komunitas Warga Paroki Brayut. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), SNPPM2022EK--228.
Langi, K. C., Laurey, B., & Janty, T. I. (2023). Perancangan Busana Ready-to-Wear dengan Konsep Recycled Fashion dengan Teknik Tie Dye. Moda, 5(2), 13–23. https://doi.org/10.37715/moda.v5i2.4045
Masruroh, L. (2020). Tampilan Visual Macrame Pada Busana Wanita. E-Journal Unesa, 09(3), 98–103.
Mien Zyahratil Umami, & Sindy Aulia Putri. (2023). Look Fantasi Dan Style Exotic Dramatic Pada Ready To Wear Dengan Penambahan Hiasan Makrame. Garina, 15(1), 84–100. https://doi.org/10.69697/garina.v15i1.28
Noer, F., Maryana, & Fadhilah. (2020). Daya Tarik Remaja Putri Pada Produk Kerajinan Makrame. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 5(2), 83–97. http://www.jim.unsyiah.ac.id/pkk/issue/view/582
Pratiwi, R. E., & Suhartiningsih. (2016). Pengaruh lama pemeraman terhadap hasil jadi tie dye pada kain katun. Jurnal Tata Busana, 5(3), 60–80.
Sari, D. A. P. L. (2020). Mengenal Kain tie-dye di Dunia.
Tanlain, I. M., Tanzi Marini, Y., & Githapradana, D. M. W. (2021). Penggunaan Bahan Tenun Ikat Tanimbar Pada Busana Resort Wear. Moda, 3(1), 34–49. https://doi.org/10.37715/moda.v3i1.1802
Wardoyo, S., & Suryo Tri Widodo. (2018). Kreasi Motif Pada Produk Tie-Dye (Ikat Celup) di Kota Yogyakarta. Bp Isi Yogyakarta, 215.
Yuningsih, S., Khansa, L., & Puspitasari, C. (2023). Pelatihan Pembuatan Sadajah Travel Dengan Aplikasi Macrame Sebagai Elemen Dekoratif Di Pondok Abu Wildan. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 6, 1–7. https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v6i0.1912
Zulaikhah, S. (2010). Perancangan Motif Tekstil dengan Teknik Tie Dye untuk Scarf.
DOI: https://doi.org/10.24821/corak.v14i2.15385
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Putri Ayesa Budi Ningtyas, Indarti Indarti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. ISSN 2301-6027 (print) | ISSN 2685-4708 (online).



.jpg)


