REPRESENTASI IDENTITAS MELALUI WARNA FASHION SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA SENI INSTALASI

Prawiraning Pinastika

Abstract


Sebuah karya seni dihasilkan dari ide-ide kreatif yang dipicu oleh perkembangan zaman. Karya seni bisa menjadi refleksi bagi senimannya. Media mempengaruhi hasil karya seni termasuk proses yang ada di dalamnya. Fashion  dan  cara berpakaian bisa  menjadikan ide dasar penciptaan  suatu karya seni baik dari warna, bentuk dan jenis bahannya karen hal tersebut merupakan bagian dari representasi identitas seseorang untuk menunjukkan jati diri dan pilihan seleranya. Seiring dengan perkembangan jaman, fashion saat  ini  menjadi  salah  satu  bagian dari  gaya hidup  masyarakat,  misalnya bagaimana seseorang membedakan kebutuhan sepatu untuk bekerja dan olahraga.  Melalui  pemaparan  fashion  sebagai  ide  dasar  dalam  penciptaan karya maka dalam karya ini akan dijelaskan bagaimana proses pembentukan identitas  diri  suatu  individu  dengan  cara  proses  eksplorasi  warna  yang menjadi tanda dalam pembentukan suatu karakter dari objek fashion tersebut. Adapun  karya  seni yang digunakan untuk  merepresentasikan  ide  di  atas berupa instalasi tiga dimensi dengan media benang dan ruang gelap. Dengan eksplorasi warna neon, benang, dan pemanfaatan pencahayaan ruang maka karya ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan baru tentang representasi dan ekspresi dari ide dasar penulis dalam menyampaikan pesan pada masyarakat

 

Kata kunci: Identitas, fashion, warna, glow in the dark, instalasi.


Full Text:

PDF

References


Sanyoto, Sadjiman Ebdi. 2009. Nirmana Elemen-Elemen Seni and Desain.

Yogyakarta: Jalasutra.

Sumardjo, Jakob. 2000. Filsafat Seni. ITB, Bandung




DOI: https://doi.org/10.24821/jocia.v5i1.2516

Article Metrics

Abstract view : 8 times
PDF - 8 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.