Editorial Policies

Focus and Scope

Indonesian Journal of Performing Arts Education (IJOPAED) merupakan jurnal dalam bidang Pendidikan Seni Pertunjukan. Jurnal ini bertujuan untuk mempromosikan penelitian dan kajian pada pendidikan seni pertunjukan terintegrasi (lingkup pedagogi drama, tari, musik).

IJOPAED menyambut naskah-naskah yang belum diterbitkan guna memajukan publikasi dan pemahaman terkait Pendidikan Seni Pertunjukan baik dalam area pendidikan dasar, menengah, kejuruan, maupun pendidikan tinggi, serta pendidikan yang sifatnya non-formal (sanggar dan studio seni).

Pertimbangan utama adalah menyajikan naskah dengan metode kualitatif, kuantitatif dan campuran, ulasan kebijakan dan regulasi, analisis kritik, serta kajian teoritis. Penciptaan karya seni pertunjukan yang dilengkapi dengan beberapa kajian kependidikan yang kuat juga dapat dipertimbangkan.

Mohon diperhatikan bahwa untuk rekomendasi tinjauan ke fokus jurnal, kami hanya menerima naskah yang berfokus pada seni pertunjukan untuk ranah pedagogis dan keguruan. Namun tim editorial akan tetap mempertimbangkan penelitian terkait terapi seni, pengkajian kultural, manajemen pendidikan, serta teknologi pendidikan seni yang memiliki relevansi dengan aspek-aspek dalam ruang lingkup utama jurnal ini.

 

Section Policies

Articles

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed

EDITORIAL

Checked Open Submissions Unchecked Indexed Unchecked Peer Reviewed
 

Peer Review Process

1. Orisinalitas disertai kontribusinya pada konteks studi yang diteliti atau dibahas;
2. Ketajaman teori dan metodologi yang digunakan dalam naskah;
3. Koherensi permasalahan sampai pada kesimpulan;
4. Keterbacaan naskah ditinjau dari tata dan gaya bahasa secara akademis.
5. Kesesuaian teknik notasi ilmiah dengan gaya selingkung yang telah ditentukan (APA Style 6th Ed).

 

Publication Frequency

This journal is published 2 times per year. January and July.

 

Open Access Policy

This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.