Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Langen Carita Lakon Patine Arya Penangsang

Avyana Destyasti Lintang, Sarjiwo Sarjiwo, Nur Iswantara

Abstract


Abstract

Character education in Indonesia is being re-implemented to shape students to have intellect and character and can be taught through art education, one of which is Javanese opera. Langen carita is one of the arts that is intended to shape children's character as a continuation of children's art education. Langen carita is a form of the sariswara method in which there are literature, songs/music/karawitan, stories and solah bawa in short operas or children's plays (ages 10-14 years). Langen carita has also developed as a performing art with many historical stories, chronicles, or daily life, including Patine Arya Penangsang. This study aims to describe the values of character education in the language of the play Patine Arya Penangsang. This research uses a qualitative descriptive method by studying, analyzing, expressing, and describing character education values in performing art. Data collection techniques used literature study, interviews, observation, and documentation, which were then validated using triangulation. The results showed that Langen Carita entitled Patine Arya Penangsang has values of religious character education, tolerance, discipline, creativity, love for the country, responsibility, leadership, self-confidence, never giving up, cooperation, obedience, perseverance, patience, courtesy, and sincere. In the elements of drama, dance, and music.


Abstrak

Pendidikan karakter di Indonesia sedang diterapkan kembali untuk membentuk siswa memiliki akal pikiran dan budi pekerti dan dapat diajarkan melalui pendidikan seni, salah satunya dalam bentuk opera jawa. Langen carita merupakan salah satu kesenian yang ditujukan untuk membentuk karakter anak sebagai lanjutan pendidikan seni dolanan anak. Langen carita adalah bentuk dari metode sariswara yang di dalamnya terdapat sastra, tembang/lagu/musik/karawitan, cerita dan solah bawa dalam bentuk opera kecil atau sandiwara anak (usia 10-14 tahun). Langen carita juga berkembang sebagai seni pertunjukan dengan banyak cerita sejarah, babad atau kehidupan sehari-hari, salah satunya patine Arya Penangsang. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam langen carita lakon Patine Arya Penangsang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengkaji, menganalisis, mengungkapkan, dan menggambarkan nilai-nilai pendidikan karakter di dalam suatu kesenian. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka, wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian divalidasi menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langen carita berjudul Patine Arya Penangsang memiliki nilai-nilai pendidikan karakter religius, toleransi, disiplin, kreatif, cinta tanah air, tanggungjawab, kepemimpinan, percaya diri, pantang menyerah, kerja sama, patuh, tekun, sabar, sopan santun, dan ikhlas dalam unsur drama, tari, dan musik.



Keywords


nilai-nilai pendidikan, pendidikan karakter, langen carita, opera jawa

Full Text:

PDF

References


Astuti, K. S. (2011). Pengembangan Model Pembelajaran Karakter Berbasis Seni. In D. Zuchdi (Ed.), Pendidikan Karakter, Dalam Perspektif Teori dan Praktik (pp. 244–273). Yogyakarta: UNY Press.

Aulia, L. (2011). Pemerintah Canangkan Pendidikan Karakter. Retrieved from Kompas website: https://nasional.kompas.com/read/2011/07/13/04580874/pemerintah.canangkan.pendidikan.karakter

Dewantara, H. (1941, April). Metode Sari-swara dan Bedanya dengan Kepatihanschrift. Poesara.

Dewantara, H. (2013). Karya Ki Hadjar Dewantara: Pendidikan (Bagian pertama). Yogyakarta: UST Press.

Harymawan, R. M. A. (1993). Dramaturgi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Hidayahtulloh, P., & Saksono, L. (2017). Struktur Dan Tekstur Drama Kabaleund Liebe Karya Friedrich Schiller. Identitaet, 6(2), 1–5. Retrieved from https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/identitaet/article/viewFile/19230/17560

Iswantara, N. (2016). Drama Teori dan Praktik Seni Peran. Yogyakarta: Media Kreatifa.

Jiwangga, J. B. J. (2018). Analisis Struktur dan Tekstur Drama dalam Naskah serta Video Pementasan Mega-Mega Karya Arifin C. Noer (Universitas Sanata Dharma). Retrieved from https://repository.usd.ac.id/31537/

Majelis Luhur Tamansiswa. (1981). Tamansiswa 30 Tahun. Yogyakarta: Percetakan Tamansiswa.

Moleong, L. J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono, S. (2014). Metode Penelitian Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukatno, H. (1964). Langen Tjarita Patine Arya Penangsang. Yogyakarta: Percetakan Tamansiswa.

Sutjipto, S. (2011). Rintisan Pengembangan Pendidikan Karakter di Satuan Pendidikan. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 17(5), 501–524. https://doi.org/10.24832/jpnk.v17i5.45




DOI: https://doi.org/10.24821/ijopaed.v1i1.4918

Article Metrics

Abstract view : 138 times
PDF - 116 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Avyana Destyasti Lintang, Sarjiwo, Nur Iswantara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Our journal indexed by:



View IJOPAED Stats