Nilai-Nilai Religius dalam Kesenian Tradisional Masyarakat Banjar

Putri Dyah Indriyani

Abstract


Masyarakat suku Banjar memiliki aneka ragam kesenian yang berkembang dan dilestarikan hingga saat ini. Kesenian-kesenian tradisional tersebut memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat penganutnya. Salah satunya adalah melalui penanaman nilai-nilai religi dalam masyarakat suku Banjar. Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi landasan teori nila-nilai religius dalam budaya masyarakat Banjar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research). Metode pengumpulan data yang digunakan tentunya adalah studi literatur dari sumber-sumber referensi terkait. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi. Validitas kajian dilaksanakan dengan cara kroscek antar referensi dan membaca secara berulang sumber-sumber yang dipilih dalam analisis data. Berdasarkan hasil pengkajian dengan metode kepustakaan, diperoleh hasil bahwa kesenian tradisional masyarakat suku Banjar memiliki nilai-nilai religius dengan perwujudan yang menyesuaikan jenis kesenian yang ditampilkan. Masing-masing memiliki simbol dan makna yang dipercaya masyarakat sebagai nilai-nilai religi yang harus terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari.

The Banjar tribal community has a variety of arts that have been developed and preserved to this day. These traditional arts have an essential role in the lives of their adherents. One of them is by cultivating religious values in the Banjar tribal community. This study aims to elaborate on the theoretical basis of religious values in the culture of the Banjar people. The research method used is library research. Of course, the data collection method used is a literature study from related reference sources. The data analysis technique used is content analysis. The study's validity was carried out by cross-checking between references and repeatedly reading the selected sources in the data analysis. Based on the study results using the library method, it was found that the traditional arts of the Banjar tribal community have religious values with embodiments that adjust the type of art displayed. Each has symbols and meanings that the community believes as religious values that must be maintained in everyday life.


Keywords


religious values; character building; Banjar arts; art learning.

Full Text:

DOWNLOAD PDF

References


Gessiella, A. M. (2019). Pusat Seni dan Budaya Kalimantan Selatan di Kota Banjarbaru (Universitas Atma Jaya Yogyakarta). Retrieved from http://e-journal.uajy.ac.id/23242/1/1601163711.pdf

Hadikusuma, H. (1993). Antropologi Agama. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Hasuna, K., & Lismayanti, H. (2017). Madihin Sebagai Kesenian Tradisional bagi Masyarakat Banjar. LENTERA: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 12(1), 38–50. https://doi.org/10.33654/jpl.v12i1.401

Krippendorff, K. (1993). Analisis Isi: Pengantar Teori dan Metodologi (Farid Wajidi, Ed.). Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Mardalis. (1999). Metode Penelitian Suatu Pendekatan Proposal. Jakarta: Bumi Aksara.

Sabarguna, B. S. (2005). Analisis Data pada Penelitian Kualitatif. Jakarta: UI Press.

Sari, P. Y. P. K. (2019). Kajian Etnokoreologi Tari Topeng Banjar. Jurnal Pelataran Seni, 4(2), 1–14. https://doi.org/10.20527/jps.v4i1.5608

Wahana, P. (2004). Nilai Etika Aksiologis Max Scheler. Yogyakarta: Kanisius.

Wulandari, N. I. (2016). Nilai Budaya Banjar pada Naskah Mamanda. Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya (JBSP), 6(1), 103–114. https://doi.org/10.20527/jbsp.v6i1.3743




DOI: https://doi.org/10.24821/ijopaed.v2i1.6171

Article Metrics

Abstract view : 1272 times
DOWNLOAD PDF - 680 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Putri Dyah Indriyani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Our journal is indexed by:



View IJOPAED Stats